Poster Panitia Hari Nelayan ke-65 Palabuhanratu dan Pemilihan Putri Nelayan 2025 Kabupaten Sukabumi / Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Perayaan Hari Nelayan ke-65 di Palabuhanratu resmi dibuka dengan tema “Merawat Adat, Menjaga Budaya, Mengembangkan Potensi.” Rangkaian kegiatan dimulai sejak 20 April hingga mencapai puncaknya pada 31 Mei 2025.
Pembukaan ditandai dengan seleksi pemilihan Putri Nelayan, yang akan berlangsung hingga Grand Final pada 27 April. Ketua Umum Hari Nelayan 2025, Nandang, mengungkapkan antusiasme luar biasa dari masyarakat terhadap ajang ini.
“Hari ini kita mulai dengan seleksi Putri Nelayan. Dari 43 pendaftar, hanya 32 yang lolos seleksi administrasi karena usia jadi syarat utama harus 17 hingga 24 tahun. Banyak yang antusias, tapi ada yang masih 15 atau 16 tahun, jadi tidak bisa kita akomodir. Kami tetap komitmen pada aturan yang sudah ditetapkan,” jelas Nandang, di Setda Palabuhanratu.
Baca: https://mediaaksara.id/merajut-harmoni-di-tanah-sunda-sukabumi-gelar-budaya-rakyat-dan-pemimpin-adalah-amanah/
Ia menambahkan, kebanggaan besar dirasakan oleh masyarakat Palabuhanratu karena Hari Nelayan kembali masuk dalam daftar 110 event terbaik se-Indonesia versi Kharisma Event Nusantara (KEN) untuk ketiga kalinya berturut-turut.
” Ini bukan hanya acara masyarakat nelayan, tapi persembahan untuk Kabupaten Sukabumi dan seluruh rakyat Indonesia. Kami mohon dukungan penuh agar semua rangkaian kegiatan bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Terkait pendanaan, Nandang menyebutkan beberapa sponsor internal sudah mendukung, seperti Teras Muara, Asri, HNSI, PT Kurawa, PT HMS, Blio, dan Mobilindo. Sementara sponsor besar masih dalam proses negosiasi.
” Insya Allah akan banyak sponsor yang masuk seiring waktu. Kita terus sounding ke berbagai pihak,” katanya optimistis.
Menyangkut lokasi acara, tahun ini kegiatan tidak bisa dilakukan di dermaga karena rusak akibat bencana 4 Desember 2024 dan musibah saat Ramadan. Sebagai alternatif, panitia mengusulkan penggunaan rest area Gadobangkong, yang sudah disetujui oleh Bupati.
” Pak Bupati sangat responsif dan mendukung penuh. Kita pastikan kegiatan tidak mengganggu lalu lintas,” tegas Nandang.
Dari 32 finalis Putri Nelayan, panitia akan menyaring menjadi 25 peserta sesuai kebutuhan upacara adat tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Umum Panitia Hari Nelayan ke-65, Pepen Supendi, menekankan bahwa perayaan ini mengangkat martabat nelayan dan masyarakat Sukabumi secara umum.
” Masih banyak acara yang selalu dinanti masyarakat adalah Istighosah, Pawai/Karnaval iring-iringan Putri Nelayan, dan Tabligh Akbar,” tutup Pepen.
Reporter: De / A. Tpk
Redaktur: Rapik Utama







