Home / Pemerintahan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:32 WIB

Kemenag Sukabumi Tegaskan Pelantikan FKUB Sesuai Regulasi dan Garda Merawat Kerukunan Umat Beragama

Pengurus FKUB 2025-2030 di Pendopo Sukabumi / Foto: MediaAksara

Pengurus FKUB 2025-2030 di Pendopo Sukabumi / Foto: MediaAksara

Pengurus FKUB Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030 / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID -Bupati Sukabumi Asep Japar dihadapan Forkopimda resmi melantik M. Royanudin AS sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030. Pelantikan tersebut digelar di Pendopo Sukabumi, pada Selasa (21/10/2025), bersamaan dengan pengukuhan jajaran dewan penasehat dan pengurus FKUB yang baru.

Adapun susunan kepengurusan FKUB Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030 adalah sebagai berikut:

Baca: https://mediaaksara.id/dlh-sukabumi-geruduk-proyek-pt-bogorindo-cemerlang-bongkar-dugaan-aktivitas-tanpa-izin-lingkungan/

Ketua: H. M. Royanudin AS

Wakil Ketua I: H. Asep Saprudin

Wakil Ketua II: Pdt. Beresan Sibagariang

Sekretaris: H. Hasen Candra

Wakil Sekretaris: Timan Sutiman

Bendahara: H. Syihabudin

Wakil Bendahara: Usep Eka Kusumadinata

Anggota: Johanes Henry Wijanarko, David Darmadjaja, Risan Wijaya, Pdt. Mad, Jimy Ong, Ripki Kaelani, Asep Yahya, Aan Suryana, H. Dian Rudiana, dan Maman Hidayat.

Baca: https://mediaaksara.id/tragedi-di-pantai-pangrerekan-sukabumi-korban-terseret-arus-ditemukan-tak-bernyawa-setelah-dua-hari-pencarian/

Mewakili Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Agus Santosa, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus oleh Bupati Sukabumi.

Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sukabumi, Agus Santosa saat di wawancara awak media di Gedung Pendopo/ Foto: MediaAksara
Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sukabumi, Agus Santosa saat di wawancara awak media di Gedung Pendopo/ Foto: MediaAksara

“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus FKUB periode 2025–2030 yang baru saja dilantik oleh Bupati. Alhamdulillah, proses pelantikan berjalan lancar, dan kepengurusan kali ini mencerminkan susunan yang akomodatif serta sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Agus pada Selasa (21/10/2025).

Agus menjelaskan, pembentukan FKUB mengacu pada Peraturan Bersama Menteri (PBM) Nomor 8 dan 9 Tahun 2006, yang menegaskan pentingnya keterwakilan tokoh dari berbagai agama dalam upaya menjaga kerukunan di daerah.

Baca: https://mediaaksara.id/dppkb-sukabumi-gencarkan-safari-kb-di-desa-gunungguruh-tekan-stunting-dan-dorong-keluarga-sejahtera/

“Kepengurusan FKUB Kabupaten Sukabumi beranggotakan maksimal 17 orang, terdiri dari perwakilan Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Komposisi ini mencerminkan dinamika serta semangat kebersamaan antarumat beragama,” tegasnya.

Ia berharap kepengurusan baru FKUB dapat menghadirkan suasana yang lebih harmonis, inklusif, dan tanggap terhadap potensi konflik keagamaan yang mungkin muncul di masyarakat.

“Pelantikan menjadi momentum penting memperkuat fondasi kerukunan di Kabupaten Sukabumi. FKUB diharapkan menjadi wadah pemersatu, menjaga kedamaian, dan memperkuat toleransi di tengah keberagaman,” tutupnya di gedung pendopo kabupaten Sukabumi.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Rakor Bunda PAUD Jampangkulon Perkuat Kolaborasi Wujudkan Layanan PAUD Holistik Integratif

Pemerintahan

Kemenag Sukabumi Teguhkan Komitmen Merawat Persatuan Bangsa pada Hari Lahir Pancasila 2026

Pemerintahan

Paskibra Kabupaten Sukabumi Sukses Kibarkan Merah Putih pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Pemerintahan

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Global

Pemerintahan

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Tegaskan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Pemerintahan

Srikandi PLN Sukabumi Turun ke Sekolah, Bekali Pelajar Kompetensi dan Motivasi Hadapi Dunia Kerja

Pemerintahan

Bulog Pastikan Bantuan Pangan Tepat Timbangan, Dirut Monev Penyaluran Beras di Sukabumi

Pemerintahan

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 Dibuka di Seluruh Indonesia, Kemnaker Targetkan 30 Ribu Peserta