Sambut HPN 2025 , PWI Kabupaten Sukabumi Gelar Goes To School / Foto : Rapik Utama
MEDIAAKSARA.ID -Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Goes To School ke-4 di SMAN 1 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (6/2/2025).
Kegiatan ini terselenggara berkat sinergi antara PWI, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V Jawa Barat, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), dan PLN UP3 Sukabumi.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah lomba karya tulis bagi pelajar SMA/SMK dengan tema “Kebencanaan”. Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah beasiswa kuliah gratis di UMMI.
Usai memberikan sosialisasi kepada siswa SMAN 1 Palabuhanratu, Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UMMI, Argi Al Rizal, menyampaikan bahwa pihaknya bersinergi dengan PWI dalam mendukung rangkaian HPN 2025.
“Saya mewakili kampus ingin mengajak teman-teman pelajar yang bercita-cita melanjutkan kuliah untuk mengikuti lomba karya tulis. Selain mendapatkan pengalaman dan ilmu, hadiahnya adalah beasiswa kuliah gratis di UMMI,” ungkap Argi.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini UMMI telah memiliki akreditasi “Baik Sekali”, yang bisa menjadi nilai tambah bagi lulusannya dalam mencari pekerjaan.
Selain itu, UMMI juga menawarkan berbagai program beasiswa, antara lain , Beasiswa Hafiz Quran ,bagi pelajar yang hafal 26-30 Juz Al-Qur’an, Beasiswa OSIS, Beasiswa Difabel dan Beasiswa Prestasi Olahraga
Selain sesi dari UMMI, perwakilan PLN UP3 Sukabumi ULP Palabuhanratu, Oyan dan rekannya, memberikan edukasi mengenai pemakaian tenaga listrik yang aman dan efisien.
Beberapa materi yang disampaikan meliputi, Edukasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), Keselamatan Ketenagalistrikan,Pengenalan Aplikasi PLN Mobile yang menyediakan berbagai layanan bagi pelanggan
“Demi keselamatan di rumah, hindari kontak langsung dengan aliran listrik yang berpotensi membahayakan. Jaga jarak aman minimal 2,5 meter dari jaringan kabel listrik agar tidak tersengat atau menyebabkan kebakaran,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas PLN.
“Jika ada yang datang mengaku petugas PLN, tanyakan surat tugas dan ID. Jika mereka tidak bisa menunjukkan, lebih baik tidak dilayani. Jika merasa tidak nyaman, segera laporkan ke tokoh masyarakat, RT/RW, atau PLN,” tegasnya.
Ia juga menegaskan larangan membuka segel atau mengutak-atik KWH meter, karena tindakan tersebut termasuk pelanggaran hukum.
Kegiatan Goes To School ke-4 ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan manfaat bagi para pelajar, baik dalam bidang jurnalistik, pendidikan tinggi, maupun keselamatan kelistrikan.
Reporter : Rapik Utama







