Poster Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi: Geyser Cipanas Cisolok jadi penyumbang PAD terbesar Sukabumi saat Lebaran 2026/ Foto: wisata Palabuhanratu
MEDIAAKSARA.ID – Destinasi Geyser Cipanas Cisolok Kabupaten Sukabumi menjadi primadona wisata selama libur Lebaran 2026. Objek wisata alam mendunia ini mencatat jumlah kunjungan tertinggi sekaligus menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di sektor pariwisata.
Dalam periode 23–26 Maret 2026, Geyser Cipanas dikunjungi 8.130 wisatawan dengan pendapatan tiket mencapai Rp48.780.000. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding lima destinasi lainnya.
Secara keseluruhan, data Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mencatat 25.664 wisatawan mengunjungi enam objek wisata, dengan total penjualan tiket Rp153.984.000. Dari jumlah tersebut, Rp128.320.000 masuk sebagai PAD, sementara Rp25.664.000 dialokasikan untuk asuransi pengunjung.
Selain Geyser Cipanas, sejumlah destinasi lain juga mencatat kunjungan signifikan, seperti Pantai Minajaya, Curug Cikaso, hingga Pondok Halimun.
Daya tarik utama Geyser Cipanas terletak pada fenomena geyser alami yang langka di Indonesia. Semburan air panas dari celah batu akibat aktivitas geotermal di kawasan Gunung Salak menjadi pengalaman unik bagi wisatawan.
Selain keunikan alam, lonjakan kunjungan juga dipicu diskon tiket hingga 50 persen selama periode 18–27 Maret 2026, dengan harga masuk hanya Rp6.000 per orang.
Salah satu pengunjung, Nurlela, mengaku terkesan dengan pengalaman berendam air panas alami di tengah aliran sungai. “Tempatnya unik dan masih asri, cocok untuk liburan keluarga, apalagi tiketnya terjangkau,” ujarnya pada Sabtu (28/3/2026).
Tingginya antusiasme wisatawan ini menunjukkan potensi besar sektor pariwisata Sukabumi. Dengan pengelolaan yang lebih optimal, destinasi unggulan seperti Geyser Cipanas diyakini mampu terus mendongkrak PAD sekaligus memperkuat daya tarik salah satu wisata di Jawa Barat.
Sumber: Asep M’rhe
Redaktur: Rapik Utama







