Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri diwawancara awak media usai gala premiere film BELIEVE di Jakarta/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri gala premiere film BELIEVE yang digelar di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat malam (18/7/2025). Kehadiran Panglima TNI menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perfilman nasional yang mengangkat nilai patriotisme, pengabdian, dan kemanusiaan.
Film BELIEVE akan tayang perdana di bioskop pada 24 Juli 2025. Film diadaptasi dari buku biografi Jenderal TNI Agus Subiyanto berjudul BELIEVE: Faith, Dream and Courage (Takdir, Mimpi dan Keberanian) karya Valent Hartadi dan tim. Tak hanya disambut hangat di dalam negeri, film ini juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih penghargaan Best Director di ajang Montreal International Film Festival 2025 di Kanada.
Disutradarai dengan narasi yang kuat dan sinematografi yang mengesankan, film BELIEVE menggambarkan pergulatan emosional seorang anak prajurit bernama Agus. Film yang mengisahkan perjalanan Agus kecil yang kehilangan ibunya akibat trauma perang sang ayah, Dedi seorang prajurit veteran Operasi Seroja tahun 1975.
Masa remajanya diliputi kemarahan dan kehilangan arah hingga kematian sang ayah membawanya pada lembaran sejarah heroik Dedi. Dari sanalah Agus memutuskan menapaki jalan hidup ayahnya sebagai seorang prajurit, menghadapi ujian batin dan pertemuan tak terduga dengan musuh lama ayahnya, Miro.

Film BELIEVE bukan hanya tentang saya atau keluarga prajurit, tapi tentang nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan pengabdian yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto usai menghadiri gala premiere di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat malam (18/7/2025).
“Saya berharap film ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup, serta memahami bahwa menjadi prajurit bukan hanya soal medan perang, tapi juga tentang cinta, luka, dan pengorbanan,” tambahnya.
Film juga menyajikan drama emosional penuh ketegangan yang bukan hanya menyentuh ranah militer, tapi juga menggambarkan pengorbanan personal seorang prajurit dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber : Puspen TNI
Redaktur: Rapik Utama







