Sang suami dan tiga anak berharap ada bantuan dari pemerintah maupun para dermawan bantu pemulangan jenazah sang Istri “Evi Mentari”, warga Sukabumi yang diduga menjadi korban TPPO di Jeddah, Arab Saudi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Sudah tiga pekan sejak kabar duka datang dari Jeddah, Arab Saudi. Hingga kini, jenazah Evi Mentari (37), warga Kota Sukabumi yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), masih belum dapat dipulangkan ke Indonesia karena terkendala biaya pemulangan yang diperkirakan mencapai Rp60 juta hingga Rp70 juta.
Suaminya, Erwin Susman (43), yang sehari-hari sebagai pengemudi ojek online (ojol), mengaku tidak memiliki kemampuan finansial untuk menanggung biaya. Selama tiga minggu terakhir, ia bahkan menghentikan aktivitas bekerja demi mencari berbagai upaya agar jenazah istrinya dapat segera dipulangkan.
“Saya dan ketiga anak kami sangat ingin melihat untuk terakhir kalinya wajah almarhumah. Hati kami teriris setiap saat jika mengingat almarhumah. Apalagi anak kami yang bungsu, sering meminta ingin melihat wajah mamanya,” ujar Erwin kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).
Erwin mengatakan hingga saat ini belum ada kepastian mengenai solusi pembiayaan pemulangan jenazah istrinya. Seluruh perhatian dan tenaganya kini tercurah untuk mencari bantuan dari berbagai pihak.
Baca Juga :
Hikmah Mendidik Anak dengan Al-Qur’an, Investasi Abadi Orang Tua Menuju Kemuliaan Dunia dan Akhirat
“Sudah tiga minggu saya tidak ngojol. Saya hanya berusaha mencari bantuan agar istri saya bisa pulang. Sampai sekarang belum ada titik terang, terutama soal biaya pemulangan jenazah,” katanya.
Di tengah situasi terhimpit, kondisi ekonomi keluarga semakin berat. Ketiga anak mereka untuk sementara tinggal bersama kerabat, sementara kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah, hingga uang saku anak-anak dibantu oleh keluarga besar.
“Anak-anak sekarang tinggal bersama uwaknya. Untuk sekolah dan kebutuhan sehari-hari juga banyak dibantu keluarga,” ungkapnya.
Baca Juga :
Gegerbitung Sentra Kopi Sukabumi, Camat Ungkap Potensi 310 Hektare dan Tantangan Infrastruktur
Selama 21 tahun menjalani kehidupan rumah tangga, Erwin dan almarhumah Evi Mentari dikaruniai tiga orang anak, yakni M. Andira Pratama (19), M. Arga Prawira (14), dan Alkahfi Firdaus (8). Kini, ketiganya masih menanti kepastian kapan jenazah sang ibu dapat kembali ke rumah.
Keluarga yang tinggal di Jalan RA Kosasih, Gang Mahmud, RT 03/RW 05, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, berharap adanya perhatian dari pemerintah, para dermawan, maupun berbagai pihak yang dapat membantu proses pemulangan jenazah.
Saat ini, Erwin juga mendapat pendampingan dari Forum Gerakan Sosial dan Budaya (FGSB). Bersama komunitas pengemudi ojek online, organisasi tersebut berencana menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas untuk membantu biaya pemulangan jenazah Evi Mentari ke tanah air.
Bagi Erwin dan ketiga anaknya, kepulangan jenazah bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, melainkan kesempatan terakhir memberikan kasih sayang dan mengantarkan doa bagi yang mereka cintai.
Sumber : @Ako7
Redaktur: Rapik Utama







