Penampakan rumah warga terdampak longsor di Kp. Pamokoan,Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Penanganan pascabencana longsor di Desa Sukarame dan Wangungsari Kecamatan Cisolok, mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Bambang Widyantoro, menegaskan seluruh 15 warga terdampak akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman setelah rumah mereka dinyatakan tidak layak huni akibat pergerakan tanah.
Menurut Bambang, sejak awal pemerintah daerah menghadapi kesulitan terkait tempat relokasi. “Awalnya warga bingung harus pindah ke mana, karena lokasi lama tidak mungkin dibangun kembali. Kondisi tanahnya sudah tidak stabil dan berpotensi bergerak lagi,” jelasnya usai mengikuti kegiatan peresmian gedung Makkah di Ponpes Assalam Puteri Warungkiara.
Namun, solusi kini sudah ditemukan. Rumah bagi warga terdampak akan dibangunkan kembali di lahan baru yang masih berada di wilayah Desa Sukarame, namun pada titik yang dipastikan lebih aman. Bambang menyebut, relokasi ini sejalan dengan keinginan warga yang memang berharap pindah dari lokasi lama.
“Alhamdulillah sekarang sudah ada solusi. Lahannya tersedia berkat bantuan pihak donatur. Jadi warga tidak akan menempati tempat lama karena risiko bencananya tinggi,” ujarnya.
Bambang menambahkan, proses pengadaan lahan yang biasanya menjadi kendala kini terbantu berkat dukungan para donatur yang juga berasal dari kalangan pejabat negara. Mereka secara gotong royong memberikan bantuan pembangunan rumah untuk warga.
“Pembiayaan pembangunan rumah berasal dari donasi para donatur. Setiap anggota komisi membantu satu rumah. Mereka tergerak setelah mendengar musibah ini, kemudian bergotong royong mengumpulkan dana sedikit demi sedikit,” ungkapnya.
Sementara itu, bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi telah disalurkan pada masa tanggap darurat. “Dinsos sudah masuk sejak awal dengan bantuan logistik, dapur umum, dan kebutuhan dasar lainnya. Untuk pembangunan rumah memang bukan bagian dari kewenangan kami setelah masa tanggap darurat selesai,” kata Bambang.
Dengan tersedianya lahan dan dukungan pembangunan dari berbagai pihak, proses relokasi 15 warga terdampak longsor di Sukarame dan Wangungsari kini memasuki tahap percepatan. Pemerintah daerah berharap seluruh warga dapat segera menempati hunian baru yang aman dan layak.
Reporter: De
Redaktur: Rapik Utama







