Home / Kabar Daerah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:14 WIB

Bupati Sukabumi Lepas 64 Alumni IPI Bekerja ke Jepang, Resmikan Pusat Pelatihan dan Serahkan Beasiswa UI Rp200 Juta

IPI dan Pemkab Sukabumi melepas 64 alumni IPI untuk bekerja di Jepang, meresmikan Pusat Pelatihan IPI, dan menyerahkan beasiswa UI / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Internasional Profesional Institute (IPI) berkomitmen mewujudkan Kampus Jaminan Kerja untuk memperluas peluang kerja internasional bagi generasi muda. Sebanyak 64 alumni Internasional Profesional Institute (IPI) resmi dilepas untuk bekerja di Jepang pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Kampus IPI, Jalan Selabintana, Desa Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar turut meresmikan Pusat Pelatihan Terpusat IPI serta menyerahkan program Beasiswa Pelatihan Bupati Sukabumi di Universitas Indonesia (UI) bagi 20 peserta, dengan total nilai Rp200.000.000 yang dibiayai oleh IPL. Kegiatan ini dihadiri jajaran perangkat daerah dan orang tua peserta.

Bupati menyampaikan pesan agar seluruh alumni yang berangkat dapat menjaga nama baik daerah. “Selamat berjuang untuk warga Sukabumi yang akan berangkat. Jadikan pengalaman ini sebagai jalan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati.

Baca: https://mediaaksara.id/zainal-munacishin-peluang-nasional-magang-ke-jepang-200-ribu-lowongan-terbuka-targetkan-seribu-lulusan-smk-sukabumi-siap-bersaing/

Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan Visi Sukabumi Mubarokah 2025–2030: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah, khususnya dalam penguatan SDM serta perluasan kesempatan kerja internasional.

Direktur IPI, Eko Pranajaya, menjelaskan lembaganya telah menjalin kerja sama dengan 14 perusahaan di Jepang melalui sistem job order.

IPI dan Pemkab Sukabumi melepas 64 alumni IPI untuk bekerja di Jepang, meresmikan Pusat Pelatihan IPI, dan menyerahkan beasiswa UI / Foto: MediaAksara
IPI dan Pemkab Sukabumi melepas 64 alumni IPI untuk bekerja di Jepang, meresmikan Pusat Pelatihan IPI, dan menyerahkan beasiswa UI / Foto: MediaAksara

“Prosesnya harus ada job order dulu sebelum perekrutan. Jadi peserta tidak hanya pelatihan tanpa kepastian kerja,” tegas Eko.

Baca: https://mediaaksara.id/tiang-penopang-jembatan-cipanaruban-hilang-diseret-arus-proyek-baru-rampung-kini-terancam-ambruk/

Menurutnya, seluruh peserta wajib memenuhi sertifikasi kompetensi seperti JFT A2 Basic, level bahasa N4, dan SSW (Specific Skill Worker) sesuai aturan Jepang. Hal ini dilakukan untuk memastikan tenaga kerja asal Sukabumi ditempatkan secara legal, aman, dan di sektor formal.

Klik Podcast PWI Bahas Kerja ke Jepang: https://www.youtube.com/watch?v=Za-cVqUlcwg

“Artinya kami mendukung penuh Stop Human Trafficking. Pengiriman tenaga kerja harus berkualitas dan mengikuti prosedur resmi pemerintah yang aman dan menguntungkan,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/cuaca-ekstrem-dua-hari-terakhir-bpbd-sukabumi-catat-19-bencana-longsor-banjir-hingga-tiang-listrik-roboh/

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, memberikan apresiasi atas komitmen IPI dalam mendukung pemerintah mencetak SDM berkualitas.

“Saya mengapresiasi IPI yang telah membantu pemerintah dan generasi bangsa mencapai cita-citanya. Semoga adik-adik diberikan keselamatan, kesuksesan, dan keberkahan,” ujarnya.

Sigit juga menyampaikan Disnakertrans tengah melakukan pendataan kebutuhan lowongan pekerjaan formal dari perusahaan-perusahaan di Kabupaten Sukabumi. “Hasil pendataan akan kami informasikan secara resmi pada tahun 2026,” jelasnya.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien