Home / Kabar Daerah

Sabtu, 1 November 2025 - 19:22 WIB

BMKG Jabar Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sukabumi: Waspada Potensi Dampak di Jampangkulon dan Cimanggu

BMKG Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi untuk wilayah Provinsi Jawa Barat pada I November 2025. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi/ Dok. BMKG

MEDIAAKSARA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat resmi merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang meliputi huj@n lebat hingga sangat lebat, disertai kilat, petir, dan angin kencang di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Informasi tersebut beredar melalui WhatsApp Group (WAG), media sosial, serta pes@n singkat (SMS) dari kanal resmi KomdigiBMKG yang berisi notifikasi peringatan:

Baca: https://mediaaksara.id/status-darurat-bencana-cisolok-cikakak-dihentikan-wabup-sukabumi-masuk-tahap-pemulihan/

“BMKG::1Nov25 WASPADA cuaca ekstrem mulai 18:35 WIB hingga dua jam ke depan di KAB. SUKABUMI. Detil: https://nowcasting.bmkg.go.id/bs/jabar/.”

Infografis BMKG Jawa Barat tentang peringatan dini curah hujan tinggi di sejumlah wilayah termasuk Sukabumi berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang / Dok. BMKG
Infografis BMKG Jawa Barat tentang peringatan dini curah hujan tinggi di sejumlah wilayah termasuk Sukabumi berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang / Dok. BMKG

Dalam edaran disebutkan pada Sabtu, 1 November 2025 mulai pukul 18.35 WIB hingga du@ jam ke depan, dua wilayah di Kabupaten Sukabumi yakni Jampangkulon dan Cimanggu diprediksi berada dalam status waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Baca: https://mediaaksara.id/penilaian-p2wkss-jabar-desa-gunungguruh-siapkan-kawasan-wisata-alam-lestari-ramah-lingkungan-berbahan-bambu/

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatk@n kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang.

Hingga berita diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Suk@bumi. Sedangkan Camat Jampangkulon Dading dikonfirmasi MediaAksara terkait perkembangan atas informasi peringatan dini tersebut, sekilas mengatakan masih dalam kondisi normal.

 

Sumber: BMKG Jabar

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎

Kabar Daerah

Penyu Belimbing Langka Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Penyebab Belum Diketahui ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Sebut PTPN Biang Kerok, DPRD Diminta Istiqomah Kawal Relokasi Lahan Petani Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Jampangkulon Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ‎