Home / Kabar Daerah

Minggu, 21 September 2025 - 08:33 WIB

Atap Ruang Guru SDN 1 Bojongjengkol Ambruk, Dinas Pendidikan Sukabumi Belum Tindaklanjuti Usulan Perbaikan

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bojongjengkol bersama pihak sekolah meninjau atap roboh ruang guru SDN 1 Bojongjengkol, Jampangtengah, Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Atap kantor ruang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bojongjengkol, Kampung Cisampih, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bojongjengkol, Sertu Rial Susanto, mengatakan bangunan tersebut ambruk akibat balok penyangga atap yang sudah lapuk dimakan usia. Kondisi ruang guru itu bahkan sudah dikosongkan selama satu tahun terakhir karena dianggap tidak layak pakai.

“Bangunan kantor sudah satu tahun tidak terpakai dan telah dikosongkan pihak sekolah,” ujar Sertu Rial Susanto kepada awak media, Sabtu (20/9/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/program-mbg-disorot-amusi-sukabumi-niat-mulia-abaikan-operasional-bahayakan-anak-bangsa/

Ia menjelaskan, pihak sekolah sudah memberikan tanda peringatan agar siswa, guru, maupun warga sekitar tidak mendekati bangunan tersebut. Hal itu dilakukan demi menghindari potensi kecelakaan.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bojongjengkol bersama pihak sekolah meninjau atap roboh ruang guru SDN 1 Bojongjengkol, Jampangtengah, Sukabumi/ Foto: Istimewa
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bojongjengkol bersama pihak sekolah meninjau atap roboh ruang guru SDN 1 Bojongjengkol, Jampangtengah, Sukabumi/ Foto: Istimewa

“Sekolah sudah memberi himbauan dan tulisan peringatan di sekitar bangunan supaya tidak ada yang mendekat, baik anak-anak maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/ketua-dpd-knpi-jawa-barat-terpilih-aklamasi-rohmat-hidayat-siap-satukan-pemuda-dan-dorong-umkm/

Menurut Rial, pihak sekolah sebelumnya sudah mengajukan proposal perbaikan gedung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi sejak dua tahun lalu. Namun, hingga kini belum ada jawaban ataupun realisasi.

“Pengajuan sudah dilakukan dua tahun lalu, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” jelasnya.

Atas dasar keselamatan, pihak sekolah bersama wali murid berencana merobohkan bangunan pada Minggu (21/9/2025). Hal itu dilakukan karena kondisi bangunan semakin rapuh dan berpotensi membahayakan siswa maupun masyarakat sekitar.Dari peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp50 juta.

 

Sumber: Iqbal Salim

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎

Kabar Daerah

Penyu Belimbing Langka Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Penyebab Belum Diketahui ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Sebut PTPN Biang Kerok, DPRD Diminta Istiqomah Kawal Relokasi Lahan Petani Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Jampangkulon Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ‎