Home / Peristiwa

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:25 WIB

Aksi Mogok Kerja di PT YHS: Disnakertrans Sukabumi Dorong Dialog Solusi Pekerja dan Perusahaan 

Aksi lanjutan buruh SBGTS-GSBI di PT Younghyun Star yang berlokasi di Kampung Kebonrandu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/2/2026) / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi memastikan proses komunikasi antara manajemen PT Younghyun Star (YHS) dan serikat pekerja masih terus berjalan, meski hingga kini belum ditemukan titik temu.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan berdasarkan hasil komunikasi dengan manajemen perusahaan dan perwakilan pekerja pada Selasa pagi (3/2/2026), belum tercapai kesepakatan atas tuntutan yang disampaikan buruh.

“Belum ada kesepakatan atau titik temu. Namun kami terus mendorong agar komunikasi antara manajemen dan pekerja tetap dilakukan untuk mencari solusi terbaik,” ujar Sigit melalui sambungan seluler, Selasa (3/2/2026).

Baca: https://mediaaksara.id/hpn-2026-peran-strategis-pers-jaga-iklim-investasi-dan-bangsa-indonesia/

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif serta menyamakan persepsi bahwa kepentingan bersama jauh lebih penting dibanding kepentingan masing-masing pihak. Disnakertrans, lanjut Sigit, akan terus melakukan pembinaan dan monitoring guna menjaga stabilitas hubungan industrial.

Dalam proses penanganan, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga bersinergi dengan Bidang Pengawasan Provinsi Jawa Barat untuk menindaklanjuti setiap perkembangan permasalahan ketenagakerjaan.

Sementara itu, ratusan pekerja yang tergabung dalam Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu Gabungan Serikat Buruh Indonesia (SBGTS-GSBI) kembali menggelar aksi lanjutan di PT Younghyun Star yang berlokasi di Kampung Kebonrandu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Baca: https://mediaaksara.id/kerangka-manusia-ditemukan-di-area-tpu-cihaur-diduga-warga-yang-hilang-sejak-november/

Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana perusahaan yang akan melakukan pengurangan sekitar 250 karyawan.

Pimpinan PTP SBGTS-GSBI PT YHS, Agus Suparlan, menyampaikan perundingan kembali tengah dilakukan. Ia menegaskan pihak pekerja yang melakukan mogok kerja pada prinsipnya siap kembali bekerja.

“Kami menolak pengurangan karyawan, namun karena sudah ada sebagian pekerja yang menerima kebijakan perusahaan, tinggal menunggu keputusan perusahaan. Pekerja yang mogok kerja siap kembali bekerja,” ujarnya.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pengeroyokan Maut di Sukabumi Terungkap, Polisi Tangkap Empat Pelaku dan Buru Dua DPO

Peristiwa

RT/RW Kota Sukabumi Mengamuk! P2RW Terancam Hilang, Wali Kota Diultimatum: Jangan Ingkar Janji Politik

Peristiwa

Kebakaran Madrasah di Tegalbuleud Sukabumi, Kebutuhan Pos Damkar Kembali Disorot

Peristiwa

Diduga Depresi Persiapan Nikah, Karyawan Alfa di Sukabumi Ditemukan Tewas Gantung Diri

Peristiwa

Rumah dan Traktor Ludes Terbakar di Sukabumi, Kerugian Capai Rp100 Juta

Peristiwa

Kios Makanan di Cikembar Sukabumi Terbakar, Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Peristiwa

Nahas Balita 4 Tahun Tewas Tercebur Septic Tank di Sukabumi, TKP Terbuka Jadi Sorotan

Peristiwa

PAUD & Posyandu di Cibadak Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp50 Juta