MEDIAAKSARA.ID-Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Sukabumi, sejumlah objek wisata dinyatakan aman untuk dikunjungi. Salah satu destinasi wisata ikonik, Geopark Ciletuh Palabuhanratu, kini telah dibuka kembali setelah sempat terhambat aksesnya akibat longsor. Berkat gerak cepat pemerintah dan pihak terkait, kondisi kawasan wisata di wilayah Pajampangan, termasuk Geopark Ciletuh, sudah kembali normal.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, akses menuju Geopark Ciletuh yang sebelumnya sempat terputus, baik dari Palabuhanratu maupun Sukabumi, kini telah aman dilalui.
“Kami sampaikan kepada masyarakat agar tidak ragu untuk berkunjung ke kawasan Geopark dan wilayah selatan Sukabumi. Kondisi di sini sudah kembali normal sejak akhir Desember lalu,” ungkapnya.
Namun, ia tetap mengingatkan wisatawan agar berhati-hati, mengingat intensitas hujan di Sukabumi masih cukup tinggi meskipun berlangsung singkat.
Hal senada disampaikan oleh Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, yang memastikan seluruh objek wisata di Kabupaten Sukabumi aman untuk dikunjungi.
“Kami, bersama dinas terkait, terus berupaya memaksimalkan perbaikan jalur akses yang terdampak bencana. Intinya, wilayah ini sudah aman untuk dikunjungi,” jelasnya saat meninjau dapur makan bergizi gratis (MBG) di Ujunggenteng, Senin (6/1/2025).
Sementara itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, menyatakan bahwa infrastruktur menuju objek wisata di wilayah selatan Sukabumi telah pulih. Meskipun ada beberapa titik yang cuacanya sulit diprediksi, secara umum destinasi wisata di kawasan tersebut sudah dinyatakan aman.
“Potensi wisata di Sukabumi Selatan kini sudah kembali bisa dinikmati. Namun, kami mengimbau semua pihak untuk terus waspada terhadap perubahan cuaca,” kata Marwan.
Untuk menarik kembali minat wisatawan, Bupati juga meminta para pelaku usaha, terutama anggota PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), untuk menyesuaikan harga dan menjaga keramahan demi kenyamanan wisatawan.
“Kami berharap semua pelaku usaha pariwisata, dari pedagang hingga pengelola hotel, dapat memberikan pelayanan terbaik agar wisatawan merasa aman dan nyaman,” imbuhnya.
Selain itu, Marwan mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk camat dan kepala desa, untuk mempromosikan pariwisata Sukabumi secara masif. Ia juga meminta media massa membantu menginformasikan perkembangan positif terkait sektor wisata Sukabumi, mengingat UNESCO Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu merupakan destinasi wisata kelas dunia yang menjadi kebanggaan nasional.
Upaya promosi ini disertai dengan perbaikan infrastruktur dan peningkatan fasilitas di berbagai objek wisata, sehingga diharapkan mampu mengembalikan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Sukabumi.
Reporter : W. Windu







