Home / Pemerintahan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:52 WIB

Balita di Sukabumi Meninggal karena Cacingan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kritik Birokrasi Pemerintah hingga RT: Anggaran Desa Cianaga Ditunda!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam acara Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (19/8/2025) / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan keprihatinan sekaligus kekesalannya atas kinerja birokrasi pemerintahan hingga tingkat rukun tetangga (RT). Ledakan emosi itu dipicu kabar wafatnya seorang balita berusia tiga tahun bernama Raya, warga Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada 22 Juli 2025.

Anak balita “Raya” meninggal dunia akibat penyakit cacingan. Ditambah kondisi orang tua korban memprihatinkan, ibunya teridentifikasi sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sementara ayahnya menderita tuberkulosis (TBC) berikut lingkungan keluarga pun minim sanitasi.

Baca: https://mediaaksara.id/gubernur-dedi-mulyadi-ajak-warga-jabar-terus-berkarya-di-usia-ke-80/

Dalam video yang dikutip MediaAksara, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan kemarahannya. Ia menilai birokrasi di tingkat desa hingga RT gagal hadir dalam persoalan mendasar warganya.

“Hari ini kita punya derita. Seorang anak berumur tiga tahun dari Kabupaten Sukabumi, ibunya ODGJ, bapaknya TBC. Anak itu tiap hari di kolong rumah panggung. Ia meninggal di rumah sakit dalam keadaan seluruh cacing keluar dari mulut dan hidungnya,” ucap Dedi dengan nada geram, Selasa (19/8/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/podcast-klarifikasi-pwi-kupas-sukabumi-expo-2025-ajang-pesta-rakyat-hjks-ke-155-dan-hut-jabar-ke-80/

Dedi menilai perangkat birokrasi terlalu sibuk dengan urusan anggaran dan formalitas, tetapi lalai pada kemanusiaan.

“Betapa kita gagap dan lalai. Perangkat birokrasi yang tersusun sampai tingkat RT ternyata tidak bisa membangun nalar dan rasa kemanusiaan,” jelas KDM.

Baca:https://mediaaksara.id/madrasah-di-sukabumi-ambruk-diterjang-hujan-angin-fkdt-gunungguruh-open-donasi/

Sebagai bentuk sanksi, Gubernur Jabar menunda pencairan bantuan desa untuk Desa Cianaga. “Karena desanya tidak mampu mengurus warganya, saya tunda bantuan desanya,” tegas Dedi.

Hingga berita ini diturunkan, Dikonfirmasi MediaAksara yaitu Plt. Camat Kabandungan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, belum memberikan tanggapan resmi.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lima Personel Polisi Dipecat Tanpa Hadir, Kapolres Sukabumi Ungkap Pesan Tegas Disiplin Polri ‎

Pemerintahan

518 ASN Kota Sukabumi Masuk Data PPATK, Inspektorat: 120 Diperiksa, Sanksi Berat Bisa Berujung Pemecatan

Pemerintahan

Prioritas Desil 1: 98 Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Phalamartha Sukabumi Dapat Bantuan Rehab Rumah Kemensos

Pemerintahan

TKD Dipangkas, Bupati Sukabumi Ungkap Strategi Perubahan APBD 2026: Prioritas Pembangunan Jadi Sorotan

Pemerintahan

Abu Vulkanik Krakatau Ganggu Kualitas Udara, Siswa PAUD hingga SMP di Sukabumi Belajar dari Rumah

Pemerintahan

Progres Kantor Kecamatan Gunung Puyuh Capai 35 Persen, Struktur dan Atap Mulai Terpasang ‎

Pemerintahan

Karhutla Merebak di Sukabumi, Perhutani Perkuat Patroli dan Pos Pemantauan

Pemerintahan

Waswas Abu Vulkanik Krakatau, Disdik Sukabumi Keluarkan Imbauan: Masker Wajib hingga KBM Daring