Petugas Kepolisian dan Security KAI tinjau lokasi insiden dua pelajar terserempet (Temper) di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, KM 64+6/7 Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi korban kecelakaan lalu lintas setelah sepeda motor yang mereka kendarai terserempet (Tertemper) Kereta Api (KA) Siliwangi 341 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, KM 64+6/7 Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jumat (18/07/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Korban berinisial SR (17), warga Citamiang, Kota Sukabumi, dan MM (16), warga Cipurut, Cireunghas, mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Sukabumi.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, membenarkan kejadian tersebut. Insiden sempat menyebabkan keterlambatan perjalanan KA sekitar lima menit karena pemeriksaan sarana dan prasarana di lokasi.
“Kereta api memiliki jalur tersendiri yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Karena KA tidak bisa berhenti mendadak, masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintasi perlintasan,” ujar Kuswardojo.
Data KAI Daop 2 mencatat selama JanuariāJuni 2025 telah terjadi 6 kasus kendaraan tertemper KA dan 27 kejadian orang tertemper KA. Jumlah tersebut hampir mencapai setengah dari total kejadian sepanjang 2024, yaitu 16 kendaraan dan 50 orang.
Baca: https://mediaaksara.id/komisi-iii-dprd-soroti-masalah-gaji-asn-dan-penyerapan-anggaran-di-sukabumi/
Menurut Kuswardojo, angka ini menunjukkan minimnya disiplin dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang masih perlu ditingkatkan.
Sebagai langkah pencegahan, PT KAI Daop 2 bersama Pemda, Dinas Perhubungan, TNI/Polri, dan komunitas pecinta kereta rutin mengadakan kampanye keselamatan melalui pemasangan spanduk, penyuluhan langsung, serta edukasi ke masyarakat.
KAI juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel dan menjadikan kedisiplinan berlalu lintas sebagai bagian dari budaya keselamatan sehari-hari.
Reporter : Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







