Antusiasme warga tonton pagelaran wayang golek sebagai rangkaian penutupan Hari Nelayan ke-65 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Rangkaian perayaan Hari Nelayan ke-65 Palabuhanratu resmi ditutup dengan meriah lewat pagelaran wayang golek di Alun-Alun Gadobangkong, Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu malam (31/5/2025). Ribuan warga tumpah ruah menikmati sajian budaya khas Sunda yang dibawakan oleh Dalang Atep S. Andi Putra dari Sanggar Seni Murni Rasa, Sukabumi.
Wayang golek yang sarat pesan moral dan hiburan menjadi penutup rangkaian acara yang telah digelar sejak April 2025. Ketua Panitia Hari Nelayan ke-65, Nandang, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya seluruh kegiatan, mulai dari lomba perahu hias, hiburan rakyat, bakti sosial, hingga puncak kirab budaya dan pesta laut.
“Alhamdulillah, semua berjalan baik, tertib, dan meriah. Pagelaran wayang golek malam ini menjadi penutup yang sangat berkesan,” ujar Nandang yang menjabat sebagai Kepala Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perhelatan tahunan ini, termasuk nelayan, masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Baca: https://mediaaksara.id/pasangan-lansia-ditemukan-meninggal-dunia-di-rumahnya-warga-cikembar-gempar/
“Tanpa kerja sama semua pihak, acara sebesar ini tidak mungkin terlaksana dengan lancar,” tambahnya.
Pagelaran wayang golek tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga momentum penting memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir Palabuhanratu. Antusiasme warga menjadi bukti Hari Nelayan bukan sekadar tradisi, melainkan warisan budaya yang hidup dan berkembang.
Sumber : SMI Now
Redaktur: Rapik Utama







