Kepala Bidang Upaya dan Pembiayaan Kesehatan (UPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Cucu Sumintardi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi petugas kesehatan matra di lingkungan Puskesmas dan Dinkes. Kegiatan berlangsung di Hotel Sukabumi Indah pada Rabu (27/5/2025), dan diikuti oleh perwakilan dari 58 Puskesmas se-Kabupaten Sukabumi.
Pelatihan bertujuan membekali petugas dengan pengetahuan dan keterampilan penting dalam menangani situasi darurat, seperti bencana alam hingga kejadian luar biasa seperti keracunan massal. Selain aspek penanganan, pelatihan juga menekankan pentingnya pelaporan yang terstandar sesuai SOP.
Kepala Bidang Upaya dan Pembiayaan Kesehatan (UPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Cucu Sumintardi, mengatakan wilayah Sukabumi termasuk daerah rawan bencana. Oleh karena itu, kesiapan petugas Puskesmas menjadi sangat penting untuk menjamin kecepatan dan ketepatan respons.
“Kabupaten Sukabumi termasuk daerah rawan, baik itu bencana alam maupun keracunan. Kami ingin memastikan para petugas Puskesmas siap dari sisi pelaporan, penanganan, hingga pelaksanaan SOP secara menyeluruh,” ujar Cucu.
Baca: https://mediaaksara.id/72-pelajar-keracunan-makanan-di-cianjur-kepala-bgn-turun-tangan/
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan PMI dan BPBD, untuk memaksimalkan penanganan darurat. Di samping itu, kualitas pelaporan dari lokasi kejadian menjadi fokus utama agar respons yang dilakukan lebih terdokumentasi dan terstandarisasi.
” Saat kejadian bencana, tenaga kesehatan selalu hadir. Tapi kami juga ingin ada keseragaman dalam pelaporan, bagaimana standar operasional penanganan, hingga format laporan yang dikirim ke dinas atau pimpinan,” jelasnya.
Koresponden: Jl-o
Redaktur : Rapik Utama







