Home / Kabar Daerah

Minggu, 4 Mei 2025 - 21:33 WIB

Casting Terbuka Film Layar Lebar ” Senja Yang Hilang”, Angkat Isu TPPO dan Perbudakan Modern

Peserta Mengikuti Casting Terbuka Film Layar Lebar ” Senja Yang Hilang” di Aula DP3A Kabupaten Sukabumi / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Yayasan Rusaida Production bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan produksi film layar lebar berjudul “Senja yang Hilang”. Film ini mengangkat tema edukatif mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan diharapkan menjadi media perjuangan dalam membangun kesadaran masyarakat serta mendorong aksi nyata melawan praktik perdagangan manusia.

Dalam wawancara eksklusif bersama MediaAksara pada Minggu (4/5/2025), Sutradara Senja yang Hilang, Bara yang akrab disapa Abay menjelaskan latar belakang dan tujuan diselenggarakannya casting terbuka di Aula DP3A Kabupaten Sukabumi.

“Sebelum bicara soal sinergitas pelaksanaan casting, saya ingin mengangkat alasan utama kegiatan ini diadakan. Saat ini, kasus-kasus kemanusiaan, khususnya perdagangan manusia, terus bermunculan. Rasa kepedulian kami terhadap korban dan masyarakat yang rentan mendorong kami, Yayasan Rusaida Production, untuk menggagas karya visual yang sarat pesan moral,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/penjual-es-dawet-diringkus-polisi-diduga-lecehkan-siswi-kelas-3-sd-di-parakansalak/

Abay menambahkan, ide tersebut disambut baik oleh DP3A karena memiliki visi yang sejalan, yaitu memberikan media edukatif pencegahan TPPO melalui film.

Sutradara Senja yang Hilang, Bara yang akrab disapa Abay / Foto: Mediaaksara
Sutradara film Senja yang Hilang, Bara yang akrab disapa Abay / Foto: Mediaaksara

” Kami tidak hanya mencari talenta, tapi juga membuka ruang ekspresi bagi generasi muda agar terlibat dalam kegiatan positif. Ini sejalan dengan upaya membentuk karakter agar tidak mudah terperdaya oleh bujuk rayu yang mengarah pada TPPO,” lanjutnya.

Film berdasarkan penjajakan fakta lalu berdurasi satu jam setengah, selain bertujuan memperkenalkan infotainment atau potensi sumber daya manusia dan lokasi syuting di Sukabumi. Menurut Abay, Sukabumi yang kerap dianggap sebagai daerah transit perdagangan manusia, sejatinya memiliki talenta dan kekayaan alam yang layak ditampilkan ke tingkat nasional bahkan internasional.

Baca: https://mediaaksara.id/miris-mahasiswi-magang-di-pn-sukabumi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-pegawai-honorer-yang-sudah-20-tahun-mengabdi/

” Kami ingin menunjukkan bahwa Sukabumi bukan hanya daerah rawan, tapi juga punya SDM berkualitas dan lokasi yang layak untuk produksi film besar. Ini juga bisa mendukung sektor pariwisata dan kreativitas lokal,” jelasnya optimistis.

Tanpa promosi besar, antusiasme masyarakat mengikuti casting sangat tinggi. Tercatat hampir 100 peserta mendaftar dari berbagai daerah seperti Pajampangan dan Nyalindung.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang yang positif dan produktif, terutama bagi anak-anak muda Sukabumi,” pungkas Abay.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Operasi Jaran Lodaya 2026, Polres Sukabumi Bongkar Dua Kasus Curanmor dan Tangkap Tiga Pelaku

Kabar Daerah

Diduga Cemari Sungai Cimandiri, Limbah SPPG Bantarkalong Sukabumi Dikeluhkan Warga hingga Sebabkan Ikan Mati

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Pengakuan Pelajar Ini Jadi Alarm bagi Dunia Pendidikan

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Perkuat Soliditas Organisasi Lewat Silaturahmi Iduladha dan Semangat MASAGI

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua PWI Sukabumi Ajak Pers dan Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas 2045

Kabar Daerah

HUT Ke-3 Elviana Net Meriah, Warga Padati Jampangtengah dan Nikmati Beragam Layanan Sosial

Kabar Daerah

Heboh Bola Api Melintas di Langit Sukabumi, Warga Cikembar Ramai-ramai Rekam Fenomena Misterius

Kabar Daerah

ASN Pemkab Sukabumi Ramaikan Road to ASN Run 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Birokrasi