Tahfidz Fathiyyah Zahra Abdul Karim di Cisaat, Sukabumi, memadukan pendidikan Al-Qur’an, IPTEK, dan IMTAQ untuk mencetak generasi Qur’ani berprestasi/ Foto: Istimewa
CISAAT, MEDIAAKSARA.ID — Lembaga pendidikan Islam Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim di Dusun Cibolang Girang, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi di era global.
Lembaga yang tercatat dengan Nomor Statistik Pondok (NSP) Kementerian Agama 510032021051 komitmen mengintegrasikan pendidikan Al-Qur’an dengan pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik. Pendekatannya memadukan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan Iman dan Takwa (IMTAQ).
Pimpinan Tahfidz Fathiyyah Zahra, KH. Iim Abdul Karim, mengatakan pendidikan santri perlu membangun fondasi agama yang kuat sekaligus membekali mereka dengan wawasan dan keterampilan untuk menghadapi perkembangan zaman.
Baca Juga :
”Kami tidak hanya ingin mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga generasi yang menerapkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Santri harus menguasai IPTEK tanpa meninggalkan IMTAQ, berprestasi, dan tetap berpegang pada akhlakul karimah,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Ahad (11/10/2026).
Ia menjelaskan, lembaga menargetkan santri mampu menghafal Al-Qur’an secara tartil, meraih prestasi di bidang akademik maupun nonakademik, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang berkualitas.
Upaya tersebut didukung lingkungan belajar islami, kondusif, inovatif, dan berwawasan lingkungan. Melalui pendekatan pendidikan yang memadukan nilai keislaman dan pengembangan potensi diri, Tahfidz Fathiyyah Zahra Abdul Karim berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berintegritas dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Sumber : @Ay
Redaktur: Rapik Utama







