Home / Kabar Daerah

Rabu, 30 September 2026 - 06:36 WIB

Program BLK Goes to Japan Gandeng PWI Sukabumi, Siapkan Pelatihan Kerja bagi Anak Yatim

Pendampingan BLK Sukabumi bersama tenaga kerja Indonesia (TKI) di Jepang / Foto: Istimewa 

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Program pendidikan dan pelatihan kerja bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Jepang dinilai dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat usia produktif.

‎Hal itu disampaikan Andri dalam diskusi bersama jajaran pengurus PWI Kabupaten Sukabumi terkait pengembangan program Goes to Japan di Perumahan Babakan Damai, Mangkalaya, Kecamatan Cisaat, Selasa (29/9/2026).

‎Andri menjelaskan, Balai Latihan Kerja (BLK) berperan dalam memberikan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja, bukan memberangkatkan atau menempatkan pekerja ke luar negeri.

‎”BLK tidak memiliki kewenangan untuk memberangkatkan dan menempatkan tenaga kerja ke luar negeri. Fungsi BLK adalah memberikan pendidikan dan pelatihan agar calon tenaga kerja memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan,” ujar Andri.


Baca Juga : ‎

Kadinsos Sukabumi Bongkar Mekanisme DTSEN dan Perbaikan Data Penerima Bansos ‎

‎Melalui program peningkatan SDM, peserta dipersiapkan dengan kemampuan bahasa Jepang hingga level N4 serta sertifikasi kompetensi sebagai bekal mengikuti proses penempatan kerja melalui pihak yang memiliki kewenangan sesuai regulasi.

‎Program juga direncanakan menyasar anak-anak yatim piatu berusia 18 hingga 25 tahun. Peserta akan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan skema pembiayaan yang dirancang dibayarkan setelah peserta bekerja di Jepang.

‎Persyaratan awal yang disiapkan antara lain memiliki KTP dan mengikuti pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.


‎Baca Juga : ‎

Kebakaran TPA Cikundul Belum Aman, DLH Waspadai Munculnya Titik Api Baru

‎Andri mengatakan, pengembangan program akan menggandeng PWI sebagai bagian dari upaya pemberdayaan generasi muda.

‎Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nurudin Zain Syamsi, menyambut baik rencana Andri. Menurutnya, pemberdayaan anak-anak yatim melalui pendidikan dan peningkatan kompetensi kerja sejalan dengan program PWI Kabupaten Sukabumi, yakni Masagi.

‎Sinergi diharapkan dapat membuka akses pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda sekaligus memberikan jalur peluang kerja yang legal dan sesuai ketentuan melalui pihak yang berwenang.

‎Dengan demikian, program Goes to Japan tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan peluang ekonomi dan membantu mengurangi pengangguran di kalangan usia produktif.

‎

‎Sumber : PWI Kabupaten Sukabumi

‎‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Lapas Warungkiara Gelar Maulid Nabi dan Ikrar Setia NKRI Dua WBP Terorisme di Sukabumi

Kabar Daerah

Kebakaran Rumah Warga di Kalibunder, Camat Pastikan Penanganan Berlanjut 

Kabar Daerah

Kebakaran TPA Cikundul Belum Aman, DLH Waspadai Munculnya Titik Api Baru

Kabar Daerah

Rumah Ludes Terbakar, Warga Padajaya Gotong Royong Bangun Kembali Hunian Korban ‎

Kabar Daerah

Tiga Hari Kebakaran TPA Cikundul, 400 Personel Dikerahkan Padamkan Bara Api Sampah  ‎

Kabar Daerah

Usulan Rutilahu Sejak 2023 Belum Cair, Warga Cijulang Masih Menanti Perbaikan Rumah

Kabar Daerah

Polemik Jonimar Minta Maaf ke Disdik Sukabumi, Jadi Pelajaran Pentingnya Verifikasi Informasi Sebelum Posting 

Kabar Daerah

‎9.944 KPM di Simpenan Terima Bantuan Beras 30 Kg, Ribuan Warga Kertajaya Mulai Disalurkan