Home / Pemerintahan

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎222 Personel Bergerak Serentak di Kuningan, Bakti PDKB PLN Jaga Listrik Tetap Menyala di Tengah Pemeliharaan ‎

Personel PLN dalam 30 tim PDKB memelihara 304 titik jaringan listrik di Kuningan tanpa menghentikan aliran listrik pelanggan / Foto: Istimewa

‎KUNINGAN, MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 222 personel dalam 30 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN bergerak serentak melakukan pemeliharaan di 304 titik jaringan listrik di Kabupaten Kuningan. Dalam Bakti PDKB yang melibatkan personel dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, pekerjaan dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik pada jaringan yang ditangani sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan di tengah pemeliharaan.

‎Melalui metode PDKB Sentuh Langsung, petugas bekerja pada jaringan yang tetap bertegangan dengan kompetensi khusus serta penerapan prosedur keselamatan yang ketat. Metode ini memungkinkan PLN melakukan pemeliharaan dalam skala besar sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap pelanggan.

‎Bagi masyarakat, manfaatnya dirasakan dalam aktivitas sehari-hari. Rumah tangga tetap dapat menggunakan listrik, kegiatan usaha dapat terus beroperasi, sementara aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang membutuhkan pasokan listrik dapat tetap berlangsung selama pekerjaan dilakukan.

‎Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, mengapresiasi pelaksanaan Bakti PDKB. Menurutnya, kontinuitas pasokan listrik memiliki peran penting mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

‎”Pasokan listrik yang andal dan tanpa putus merupakan salah satu urat nadi utama dalam menopang kehidupan masyarakat, menggerakkan roda perekonomian, memajukan sektor pariwisata, serta melayani fasilitas publik. Kerja keras petugas PDKB menjadi bukti dedikasi dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik tanpa memadamkan aliran listrik,” ujar Tuti.


Baca Juga :‎ 

UU Reforma Agraria Disahkan, Aktivis Petani Sukabumi Dorong Percepatan Penataan Lahan dan Infrastruktur Listrik

‎Ia menambahkan, pekerjaan PDKB membutuhkan keahlian teknis, presisi, keberanian, serta disiplin tinggi terhadap standar keselamatan kerja.

‎”Berkat dedikasi para petugas PDKB, masyarakat Kabupaten Kuningan dapat terus menikmati aliran listrik untuk beraktivitas, belajar, dan berusaha tanpa terganggu pemadaman. Ini merupakan wujud pelayanan publik yang sangat luar biasa,” katanya.

‎General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, Bakti PDKB menjadi wujud komitmen PLN menjaga keandalan jaringan dengan tetap mengedepankan kepentingan pelanggan.

‎”Di balik listrik yang terus menyala, ada pekerjaan pemeliharaan yang harus dilakukan untuk memastikan jaringan tetap andal. Melalui PDKB, kami dapat melakukan pekerjaan tersebut tanpa harus selalu menghentikan aliran listrik. Jaringan tetap kami rawat, sementara masyarakat tetap dapat beraktivitas dan produktivitas pelanggan tetap terjaga,” ujar Muhammad Joharifin.

‎Dampak dari Bakti PDKB juga tercermin dari besarnya energi yang tetap dapat disalurkan kepada pelanggan selama pekerjaan berlangsung. Dari pelaksanaan pemeliharaan serentak ini, PLN memperkirakan dapat menyelamatkan potensi energi tidak tersalurkan sebesar 1.022.055 kilowatt hour (kWh) atau senilai sekitar Rp1,038 miliar.

‎Capaian tersebut menunjukkan peran PDKB dalam mempertemukan dua kebutuhan sekaligus, yakni memastikan jaringan mendapatkan pemeliharaan yang diperlukan dan menjaga agar listrik tetap dapat dimanfaatkan pelanggan selama pekerjaan memungkinkan dilakukan dalam kondisi bertegangan.


Baca Juga :‎

Cekcok Berujung Sabetan Golok di Sukalarang, Polisi Sukabumi Amankan Sejumlah Barang Bukti

‎“Bagi kami, kontribusi PDKB bukan hanya dilihat dari berapa banyak titik jaringan yang berhasil ditangani. Yang lebih penting adalah bagaimana pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi pelanggan. Ketika pemeliharaan dapat dilakukan tanpa penghentian pasokan, masyarakat tetap bisa belajar, bekerja, menjalankan usaha, dan memperoleh pelayanan publik dengan dukungan listrik,” tambah Muhammad Joharifin.

‎‎Dalam Bakti PDKB di Kuningan, tim menangani enam jenis pekerjaan, yakni pemasangan Lightning Arrester Jaring, pemasangan Protective Sleeve, pemeliharaan FCO Jaring, penggantian Lightning Arrester Jaring, pemeliharaan Konduktor Terurai, serta pemeliharaan Jumper Atas.

‎‎Seluruh pekerjaan dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi khusus dengan menggunakan peralatan dan prosedur kerja sesuai standar keselamatan. Bagi PLN, menjaga kontinuitas pasokan melalui PDKB tetap harus berjalan beriringan dengan keselamatan seluruh personel yang bekerja.

‎Kolaborasi tiga unit induk dalam Bakti PDKB juga memperkuat kemampuan PLN melakukan pemeliharaan jaringan dalam skala besar. UID Jawa Barat, UID Jawa Tengah, dan UID Yogyakarta mengerahkan tim PDKB untuk menangani ratusan titik jaringan secara serentak dalam satu rangkaian pekerjaan.

‎Melalui Bakti PDKB, PLN terus memperkuat pola pemeliharaan yang tidak hanya berorientasi pada kondisi jaringan, tetapi juga pada dampaknya bagi pelanggan. Di tengah ratusan titik yang dikerjakan, listrik tetap mengalir sehingga masyarakat dapat terus belajar, bekerja, menjalankan usaha, dan memperoleh pelayanan publik dengan dukungan pasokan listrik yang andal.

‎

‎Sumber : Darry Giovanno Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jabar

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎11 Perkebunan Masuk Kelas 4 dan 5 di Sukabumi, Saatnya “Naik Kelas” atau Bersiap Ditegur? ‎

Pemerintahan

Anggaran Kecamatan Jadi Sorotan, TPPP Sukabumi Usulkan Dana Abadi FSKS Rp50 Juta

Pemerintahan

Desil Bukan Kewenangan Kades atau Dinsos tapi di BPS. Solusi Nasional: Perlinsos Libatkan Babinsa hingga Relawan

Pemerintahan

FSKS Sukabumi Dilantik, Target KKS Kembali Jadi Sorotan: ODF Harus Tembus 80 Persen ‎

Pemerintahan

Lahan 200 Hektare di Ciambar Diduga Terlantar, Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Ketidakhadiran PT MMC dan BPN  ‎

Pemerintahan

Serapan Anggaran Sukabumi Relatif Wajar, Bupati Soroti Kinerja Camat hingga Pelayanan Kesehatan

Pemerintahan

Komisi I DPRD Sukabumi Telisik Status Izin 4 Hotel, Ada yang Lengkap hingga Diberi Tenggat 31 Desember

Pemerintahan

16 SMP di Sukabumi Masuk Monitoring Revitalisasi, Kabid SMP Disdik Ungkap Perkembangan Tahap I dan II