Pemeriksaan jenazah perempuan warga Cibadak, Sukabumi, tewas diduga terserempet KA Pangrango Sukabumi-Bogor di RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Seorang perempuan, Een Suhaeni warga Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia setelah diduga terserempet Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi–Bogor.
Peristiwa tragis terjadi Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.15 WIB di jalur rel kawasan Kampung Kamandoran, tepat menjelang jembatan penyeberangan.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban diduga sedang mengambil air bersih di sekitar lokasi dan berada di jalur rel ketika KA Pangrango melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor. Korban sempat berupaya menghindar, namun jarak kereta yang sudah dekat membuatnya terserempet.
Baca Juga :
Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS 156, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan Agrobisnis
Akibat benturan, korban terpental dan jatuh ke bagian dinding perlintasan dari ketinggian yang diperkirakan mencapai 10–15 meter.
Kepala Dusun Karangtengah, Ferdiansyah, membenarkan kejadian insiden memalukan. Ia mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Karangtengah.
Baca Juga :
Bayi 11 Bulan Alami Stunting di Cikidang, Polisi Sukabumi Turun Tangan Pastikan Penanganan Berlanjut
”Diduga Ibu Een Suhaeni sedang mengambil air di jembatan. Korban terserempet kereta yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor,” kata Ferdiansyah.
Warga kemudian melaporkan kejadian kepada pemerintah desa dan aparat terkait. Petugas gabungan dari Polsek Cibadak, P2BK Cibadak, P2BK Nagrak, Satpol PP Kecamatan Cibadak, Koramil Cibadak, Damkar Posko V Cibadak, perangkat kewilayahan, serta warga melakukan evakuasi.
Sekitar pukul 11.40 WIB, korban berhasil dievakuasi menggunakan mobil jenazah Kodim 0607/Kota Sukabumi dan dibawa ke RSUD Sekarwangi.
Sumber : @Id
Redaktur: Rapik Utama







