Home / Kabar Daerah

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:30 WIB

Pilkades PAW Bukan Sekadar Ganti Kades, KNPI Gunungguruh Desak Pemimpin Baru Selamatkan Masa Depan Pemuda Desa

Proses Musdes Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di Desa Cibolang,Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi di SDN Mangkalaya 1 / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Sekretaris PK KNPI Kecamatan Gunungguruh, Moch Caesar Maulana, menilai Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di Desa Cibolang dan Desa Cikujang, Kabupaten Sukabumi, tidak boleh dimaknai hanya sebagai proses pengisian kekosongan jabatan kepala desa.

Menurutnya, Pilkades PAW merupakan momentum demokrasi untuk melakukan reorientasi kebijakan pembangunan desa di tengah semakin kompleksnya regulasi dan keterikatan pemerintah desa terhadap kebijakan pemerintah pusat.

Dalam keterangan resmi pada Minggu (5/7/2026). Caesar menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah desa menghadapi tantangan besar karena ruang menentukan kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat semakin terbatas. Dana Desa yang semula diharapkan menjadi instrumen menjawab persoalan warga kini sebagian besar telah diarahkan untuk mendukung program tertentu, seperti KDMP dan penguatan BUMDes.


“Kebijakan tersebut memiliki tujuan yang baik untuk membangun kemandirian ekonomi desa. Namun di sisi lain, masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum dapat terakomodasi secara maksimal,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai kepala desa yang terpilih melalui Pilkades PAW harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang tidak hanya taat secara administratif, tetapi juga mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kebijakan yang adaptif, inovatif, dan berpihak kepada warga.

Sekretaris PK KNPI Gunungguruh, Moch Caesar Maulana, menilai Pilkades PAW Desa Cibolang dan Cikujang harus menjadi momentum perubahan kebijakan pembangunan desa yang berpihak kepada masyarakat dan pemuda / Foto: Istimewa
Sekretaris PK KNPI Gunungguruh, Moch Caesar Maulana, menilai Pilkades PAW Desa Cibolang dan Cikujang harus menjadi momentum perubahan kebijakan pembangunan desa yang berpihak kepada masyarakat dan pemuda / Foto: Istimewa

Ia juga menyoroti kondisi pemuda desa yang dinilai menjadi kelompok paling terdampak akibat terbatasnya ruang ekonomi dan lapangan pekerjaan. Minimnya dukungan terhadap inisiatif kepemudaan, hingga mendorong semakin banyak generasi muda memilih merantau ke kota.

Menurutnya, kepala desa terpilih harus mampu menjadikan pemuda sebagai subjek utama pembangunan desa melalui dukungan terhadap kewirausahaan, pelibatan aktif dalam pengelolaan BUMDes maupun KDMP, serta pembukaan ruang-ruang ekonomi kreatif.


“Tantangan terbesar kepala desa ke depan adalah membangun kemandirian desa melalui perputaran ekonomi yang sehat dan inklusif. BUMDes dan KDMP tidak boleh hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi harus menjadi penggerak ekonomi desa yang mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Caesar berharap Pilkades PAW di Desa Cibolang dan Desa Cikujang menjadi titik balik pembangunan desa, bukan sekadar pergantian figur pemimpin. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang lebih adil, partisipatif, dan berkelanjutan dengan menempatkan masyarakat, khususnya pemuda, sebagai pusat pembangunan.

“Jika desa ingin kuat, maka pemudanya harus berdaya. Pilkades PAW harus menjadi awal keberanian desa untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan rakyat sebagai pusat seluruh kebijakan pembangunan,” pungkasnya.

 

Sumber: @ Cm

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Mahasiswa Nusa Putra Sukabumi Cegah Stunting di Cikidang dengan Teknologi Prediksi Dini

Kabar Daerah

KOWASI Gelar Raker 2026, Struktur Organisasi Diperkuat Jelang Mubes XVI di Sukabumi

Kabar Daerah

Bertahun-tahun Lawan Kanker Payudara, Kisah Tika di Sukabumi Temukan Harapan Baru Berkat Sentra Phalamarta

Kabar Daerah

15 Warga Sukabumi Pulang dari Kalimantan, Kondisi Kesehatan Diperiksa Puskesmas Cisaat

Kabar Daerah

Heboh Kasus Eks Jampidsus! Wartawan Siap Geruduk Kejaksaan Sukabumi, 10 Tuntutan Jurnalis Dibawa: Ada Apa?

Kabar Daerah

Sempat Terputus akibat Banjir, Jembatan Merah Putih Cihujung Kembali Dibuka Dandim Sukabumi

Kabar Daerah

Viral 15 Warga Sukabumi Terlantar, Korban Kerja di Kalimantan Akhirnya Pulang, Kadinsos Ingatkan Warga Waspada Tawaran Kerja Menggiurkan! 

Kabar Daerah

Babi Hutan Terperosok ke Sumur Warga, Damkar Jampangkulon Turun Tangan