Home / Kabar Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:20 WIB

Loker 800 Karyawan PT Hung Fu Leather Indonesia Prioritaskan Warga Cikembar dan Dijamin Gratis Tanpa Pungutan

Pelamar kerja PT Hung Fu Leather Indonesia mengantre di Aula Kantor Desa Cimangu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kabar baik bagi pencari kerja datang dari kawasan industri yang berada di wilayah Desa Cimangu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Puluhan pelamar tampak tertib mengantre di Aula Kantor Desa Cimangu untuk menyerahkan berkas lamaran kerja pada proses rekrutmen tenaga kerja PT Hung Fu Leather Indonesia.

Di tengah kondisi ekonomi global yang berdampak pada terbatasnya lapangan pekerjaan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan, hadirnya investasi baru di kawasan industri Cikembar menjadi angin segar bagi masyarakat.

Kepala Desa Cimangu, Baenuri Samsi, mengatakan proses rekrutmen tenaga kerja saat ini tengah berlangsung dan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berdasarkan nota kesepahaman (MoU) dengan pihak perusahaan.


“Seluruh proses rekrutmen dilakukan melalui BUMDes. Mekanisme ini merupakan bentuk kerja sama resmi antara pemerintah desa dan perusahaan,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, proses rekrutmen telah berjalan sekitar tiga pekan dengan memprioritaskan warga Desa Cimangu yang berada di sekitar kawasan industri. Sebanyak 70 persen kuota disiapkan untuk warga Desa Cimangu, sementara 30 persen sisanya dibuka peluang bagi pelamar dari wilayah lain di Kecamatan Cikembar sesuai kebutuhan dan hasil seleksi perusahaan.

Pada tahap pertama, PT Hung Fu Leather Indonesia membuka sekitar 300 lowongan kerja, kemudian akan dilanjutkan dengan 500 lowongan pada gelombang kedua. Dengan demikian, hingga akhir 2026 perusahaan menargetkan merekrut sekitar 800 tenaga kerja.



Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara



PT Hung Fu Leather Indonesia bergerak di bidang pengolahan bahan kulit setengah jadi. Adapun proses produksi akhir akan dilakukan di perusahaan lain dalam jaringan industrinya.

Pelamar kerja PT Hung Fu Leather Indonesia mengantre di Aula Kantor Desa Cimangu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
Pelamar kerja PT Hung Fu Leather Indonesia mengantre di Aula Kantor Desa Cimangu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

Baenuri menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan standar dan kriteria yang telah ditetapkan perusahaan. Pemerintah desa bersama BUMDes hanya memfasilitasi proses rekrutmen agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku.


Ia juga memastikan seluruh proses penerimaan tenaga kerja tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

“Kami tegaskan tidak ada pungutan kepada pelamar. Semua proses rekrutmen gratis, kami harapkan komitmen dari para calon tenaga kerja adalah memiliki kinerja yang baik, bertanggung jawab, dan disiplin,” tegasnya.

Pemerintah Desa Cimangu berharap keberadaan investasi mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di kawasan industri Kecamatan Cikembar.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

‎Lima Dampak Bencana Terjadi di Sukabumi, Empat Warga Mengungsi ‎

Kabar Daerah

Tragedi G30S/PKI Jadi Sorotan: Kecamatan Jampangkulon Nobar Film dan Menggali Pelajaran Sejarah Kelam Indonesia

Kabar Daerah

‎Buaya Terperangkap Jala Warga di Sungai Citarik, Damkar Sukabumi Turun Evakuasi

Kabar Daerah

Lapas Warungkiara Gelar Maulid Nabi dan Ikrar Setia NKRI Dua WBP Terorisme di Sukabumi

Kabar Daerah

Program BLK Goes to Japan Gandeng PWI Sukabumi, Siapkan Pelatihan Kerja bagi Anak Yatim

Kabar Daerah

Kebakaran Rumah Warga di Kalibunder, Camat Pastikan Penanganan Berlanjut 

Kabar Daerah

Kebakaran TPA Cikundul Belum Aman, DLH Waspadai Munculnya Titik Api Baru

Kabar Daerah

Rumah Ludes Terbakar, Warga Padajaya Gotong Royong Bangun Kembali Hunian Korban ‎