Home / Sosial Ekonomi

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:02 WIB

Rp50 Ribu Tak Lagi Cukupkah? Potret Tekanan Ekonomi Rumah Tangga di Tengah Kenaikan Harga

Ilustrasi nilai uang Rp50 ribu dinilai semakin tidak cukup memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Nilai uang Rp50 ribu yang dulu terasa cukup untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga, kini semakin kehilangan makna di tengah naiknya harga kebutuhan pokok dan melemahnya daya beli masyarakat.

Bagi banyak keluarga kecil, terutama ibu rumah tangga, uang belanja harian kini terasa cepat habis. Harga beras, minyak goreng, telur, cabai, hingga gas elpiji terus mengalami kenaikan, sementara pendapatan sebagian masyarakat masih terhimpit.


Kondisi tersebut membuat banyak ibu rumah tangga harus lebih ketat mengatur pengeluaran. Tidak sedikit yang mulai mengurangi porsi belanja, mengganti lauk makanan, hingga menunda kebutuhan pribadi agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.

Fenomena ini menjadi gambaran tekanan ekonomi yang nyata dirasakan masyarakat bawah. Persoalan yang dihadapi bukan hanya kenaikan harga kebutuhan pokok, tetapi juga menurunnya kemampuan daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Di tengah situasi tersebut, masyarakat berharap harga kebutuhan lebih stabil dan kondisi ekonomi dapat kembali memberi ruang napas bagi keluarga kecil agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

Bagi sebagian keluarga, Rp50 ribu memang masih bernilai secara nominal. Namun dalam praktik kehidupan sehari-hari, jumlah tersebut kini dinilai semakin sulit mencukupi kebutuhan dasar rumah tangga.

 

Reporter: Juliansyah

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi Bergerak, Korban Kebakaran Cidahu Terima Bantuan dan Dukungan Bangkit

Sosial Ekonomi

PLN dan YBM PLN Hadirkan “Berbagi Cahaya”, Warga Sukamaju Kadudampit Dapat Sentuhan Kepedulian Sosial

Sosial Ekonomi

Pemkab Sukabumi Dampingi Penanganan Balita Diduga Gizi Buruk di Cikembar, Data Bansos dan Layanan Kesehatan Dipercepat

Sosial Ekonomi

Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya

Sosial Ekonomi

Krisis DTSEN! Warga Miskin Terdata Desil 7, Kecamatan Cikembar Gercep Dampingi Balita Diduga Gizi Buruk 

Sosial Ekonomi

Duka Kebakaran Nyalindung, Sang Ibu Bekerja: Ketua TP PKK Serahkan Santunan dan Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian Keluarga

Sosial Ekonomi

PLN UID Jabar Bukukan Capaian Besar, Ribuan Masyarakat Terbantu Program TJSL 2026

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH, Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi di Waktu Penuh Berkah