Home / Kabar Daerah

Sabtu, 22 Februari 2025 - 19:40 WIB

Mahasiswa Sukabumi Geruduk DPRD Sukabumi, Tuntut Keadilan Anggaran dan Kebijakan Pro-Rakyat

Unjuk Rasa Mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asy’ari Merespon Baik / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (GEMA) dan Aliansi BEM se-Sukabumi (ABSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi pada Jumat (21/02/2025). Dalam aksi ini, mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, terutama terkait kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asy’ari, merespons baik aksi yang dilakukan mahasiswa. Ia bahkan naik ke mobil komando untuk membacakan semua tuntutan yang disampaikan.

“Kami DPRD Kota Sukabumi menyambut baik penyampaian aspirasi adik-adik mahasiswa ini, selama dilakukan dengan tertib dan tidak anarkis. Tentunya, kami akan menyampaikan semua aspirasi ini kepada DPR RI,” ujar Rojab dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dalam aksinya, mahasiswa mengusung tema Indonesia Gelap sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak memihak rakyat. Koordinator ABSI Sukabumi, Yogi, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk menuntut kejelasan terkait kebijakan pemangkasan anggaran dan ketimpangan kebijakan pemerintah.

Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1/2025 mengenai pemangkasan anggaran, terutama di sektor pendidikan, yang mereka nilai akan berdampak buruk bagi masa depan generasi bangsa.

“Kami juga meminta agar kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) ditinjau kembali, dengan mempertimbangkan efisiensi pengalokasian anggaran dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas,” tegas Yogi.

Selain itu, mereka menuntut pemerintah untuk menghentikan kebijakan berbasis riset ilmiah yang tidak berorientasi pada kesejahteraan rakyat serta menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan bangsa.

Mahasiswa juga menuntut Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset dan meninjau ulang UU Mineral dan Batu Bara. Mereka mengusulkan agar perguruan tinggi dapat dijadikan pihak ketiga dalam pengelolaan tambang guna meningkatkan transparansi dan keberpihakan terhadap masyarakat.

“Aksi ini mencerminkan semangat mahasiswa dalam memperjuangkan hak dan kepentingan rakyat, serta menuntut kebijakan pemerintah yang lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Yogi.

Reporter : Yadi.R

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Bayi 11 Bulan Alami Stunting di Cikidang, Polisi Sukabumi Turun Tangan Pastikan Penanganan Berlanjut

Kabar Daerah

Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS 156, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan Agrobisnis

Kabar Daerah

PKPA Angkatan VI DPC Peradi Cibadak Diikuti 36 Peserta, Cetak Advokat Muda Berintegritas

Kabar Daerah

Edufair SMAS Mardi Yuana Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Siswa Berani Bermimpi Besar

Kabar Daerah

Jembatan Leuwidingding Segera Dibangun, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎