Petugas gabungan Lapas Kelas IIA Warungkiara saat melaksanakan tes urine massal, Senin (6/4/2026) / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Di tengah sorotan isu peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Warungkiara Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen tegas. Sebanyak 146 orang yang terdiri dari petugas dan warga binaan menjalani tes urine massal, Senin (6/4/2026), dengan hasil seluruhnya negatif.
Kegiatan merupakan bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026. Tes diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kepala Lapas, Kurnia Panji Pamekas, yang menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika.
“Ini bukan sekadar formalitas, tapi komitmen nyata. Tidak ada ruang bagi narkoba,” tegasnya.
Sebanyak 86 petugas dari berbagai lini serta 60 warga binaan yang dipilih secara acak ikut dalam pemeriksaan. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan nihil narkoba.
Langkah ini menjadi bagian dari deteksi dini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus mendukung program nasional pemberantasan narkoba, termasuk “BersiNAR” (Bersih dari Narkoba).
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/razia-besar-di-lapas-sukabumi-140-orang-dites-urine-hasilnya-mengejutkan/
Kurnia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan dan pembinaan guna menjaga konsistensi lingkungan lapas tetap bersih dari narkoba.
Upaya juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas lembaga pemasyarakatan di tengah tantangan peredaran gelap narkotika.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







