Petugas gabungan evakuasi jenazah saat ditemukan mengapung oleh tim SAR gabungan di perairan Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (30/3/2026) / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pencarian korban laka laut di pesisir selatan berakhir duka. Seorang wisatawan asal Depok, Dandi Dermawan (21), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah enam hari hilang terseret ombak.
Jenazah korban ditemukan pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Perairan Pamipiran, Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar satu mil dari bibir pantai.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung dengan posisi tengkurap, diduga terbawa arus laut selatan yang dikenal kuat hingga berpindah lintas wilayah.
Penemuan jenazah bermula dari dua nelayan setempat, Jalu dan Anung, yang tengah melaut sebelum kembali ke pesisir. Keduanya sempat mengira benda yang mengapung tersebut adalah objek biasa.
“Awalnya kami kira benda biasa, tapi setelah didekati ternyata jasad manusia,” ujar salah satu nelayan.
Insiden langsung dilaporkan ke warga dan diteruskan ke aparat kepolisian. Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, serta unsur terkait lainnya segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sekitar pukul 13.10 WIB, jenazah berhasil dievakuasi di pesisir Pantai Pamipiran, tak jauh dari kawasan Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses identifikasi dan visum.
Berdasarkan hasil pencocokan data dengan laporan laka laut sebelumnya dari Ditpolairud Polda Banten, jenazah tersebut dipastikan merupakan Dandi Dermawan, yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 24 Maret 2026 di Pantai Kayakas, Kecamatan Bayah.
Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menyampaikan proses evakuasi berjalan lancar berkat sinergi lintas instansi dan peran aktif masyarakat nelayan.
“Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan merupakan wisatawan yang hilang beberapa hari lalu. Kami mengapresiasi nelayan yang sigap melaporkan temuan ini,” ujarnya.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







