Rakor Komisi I DPRD Sukabumi menindaklanjuti keluhan warga terkait banyaknya kecelakaan di jalur alternatif Cibadak–Nagrak akibat kendaraan proyek Tol Bocimi Seksi 3, Selasa (10/3/2026) di Aula BKPSDM, Jalan Kadupugur Cicantayan. / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Banyaknya kecelakaan yang terjadi di jalur alternatif Cibadak–Nagrak akibat aktivitas kendaraan pengangkut material proyek pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 mendapat perhatian serius dari Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi.
Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja bersama sejumlah pihak terkait pada Selasa, 10 Maret 2026 atau bertepatan dengan 20 Ramadan 1447 Hijriah, di Aula BKPSDM Kabupaten Sukabumi.
Rapat kerja dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya perwakilan PT Trans Jabar Tol selaku pengelola proyek pembangunan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 yang diwakili Manajer Proyek Joko, PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol 1.9 Kementerian Pekerjaan Umum Yudhi, ATR/BPN, DPMPTSP, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Camat Nagrak, Camat Cibadak, serta Kepala Desa Cisarua dan Balekambang.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan mengatakan, rapat merupakan bentuk respons atas banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan berlubang sehingga memicu kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor dan angkutan umum.
“Saya sebagai wakil rakyat dari Dapil III turut merasakan keluh kesah warga. Kondisi jalan yang berlubang menjadi salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan. Karena itu, rapat kerja ini digelar untuk mencari solusi demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya dari Fraksi PKS,
Dari hasil rapat, sejumlah kesepakatan berhasil dicapai. Salah satunya pihak proyek pembangunan tol akan segera melakukan maintenance atau perbaikan sementara terhadap ruas jalan yang rusak.
Perbaikan tersebut ditargetkan rampung paling lambat H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Selain itu, Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi juga mendorong agar perbaikan menyeluruh terhadap jalur terdampak dapat segera dilakukan sebelum proyek pembangunan tol selesai.
“Harapannya, upaya ini bisa menjaga keselamatan masyarakat. Khususnya warga Cibadak dan Nagrak serta seluruh pengguna jalan, agar bisa beraktivitas dan menjalani mudik Lebaran dengan aman, lancar, dan nyaman,” pungkas Iwan.
Sumber: Sr1
Redaktur: Rapik Utama







