Kapolres Sukabumi bersama Bhayangkari meninjau pengungsian korban pergerakan tanah di Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2025) / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Kapolres Sukabumi AKBP Samian meninjau langsung lokasi pengungsian korban pergerakan tanah di Kampung Pasapen, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2026).
Dalam kunjungan sosial, Kapolres didampingi, Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU) Polres Sukabumi, serta Ketua Cabang Bhayangkari bersama Kapolsek Warungkiara.
Kehadiran rombongan disambut hangat para pengungsi yang masih bertahan di posko sejak bencana pergerakan tanah yang terjadi pada 28 Februari 2026 lalu.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapat perhatian dan bantuan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kapolres bersama Bhayangkari juga menyalurkan bantuan paket sembako serta santunan kepada para pengungsi guna meringankan beban mereka selama berada di pengungsian.
Berdasarkan data terbaru, bencana pergerakan tanah tersebut menyebabkan 99 rumah warga rusak dengan total 110 kepala keluarga atau 365 jiwa terdampak. Dari jumlah itu, sekitar 30 jiwa mengungsi secara mandiri, sementara 335 jiwa lainnya masih bertahan di posko pengungsian.
Kapolsek Warungkiara AKP Retno Panji Setiaji menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan di lokasi bencana serta memastikan kondisi keamanan di sekitar pengungsian tetap kondusif.
“Kami bersama unsur terkait terus melakukan monitoring agar para pengungsi mendapatkan bantuan yang dibutuhkan serta situasi tetap aman,” pungkasnya.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







