Home / Pemerintahan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:24 WIB

Resmi Beroperasi! PasimGo Training Center Siapkan SDM Sukabumi Tembus Pasar Kerja Jepang

Peresmian PasimGo Training Center diresmikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor pada Sabtu (17/01/2026) di Jalan Prana Cikole Kota Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kolaborasi Yayasan Pasim bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi dioperasikan sebagai pusat pelatihan kerja yang dirancang menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia industri serta ketenagakerjaan internasional.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, menegaskan kehadiran negara dan pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan nyata agar lembaga pendidikan vokasi mampu bertransformasi menjadi pusat pencetak tenaga kerja siap pakai.

Baca:https://mediaaksara.id/bapemperda-dprd-sukabumi-matangkan-perda-disabilitas-tegaskan-negara-hadir-lindungi-hak-difabel/

“Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Sukabumi hadir memberikan dukungan kepada Yayasan Pasim agar dunia pendidikan terhubung dengan dunia kerja. Harapannya, lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dapat langsung ditempatkan bekerja, khususnya di luar negeri,” ujar Afriansyah Noor usai peresmian di GOR Yayasan Pasim, pada Sabtu (17/1/2026) di di GOR Pasim, Jalan Prana, Cikole, Kota Sukabumi.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-pekerja-asing-lakukan-pengeboran-di-sukabumi-perusahaan-miskomunikasi-minta-berita-take-down/

Lebih lanjut, PasimGo Training Center juga telah menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Hingga saat ini, Yayasan Pasim tercatat berhasil menempatkan lebih dari 200 tenaga kerja Indonesia ke Jepang, sebuah capaian yang dinilai signifikan dalam mendukung penyerapan tenaga kerja global.

Penempatan tenaga kerja ke Jepang dinilai memiliki prospek menjanjikan. Selain menawarkan tingkat upah yang relatif tinggi, pekerja asal Indonesia juga memperoleh perlindungan serta perlakuan kerja yang baik. Faktor kedekatan geografis dengan waktu tempuh penerbangan sekitar 5–6 jam turut menjadi nilai tambah bagi para pekerja migran.

 

Sumber: @Iy4n

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

TMMD Kodim 0622 Sukabumi Hadirkan Air Bersih bagi SD dan 60 KK Warga Ciemas

Pemerintahan

Tripartit Sukabumi Bahas Iklim Investasi dan Perlindungan Pekerja

Pemerintahan

Perluas Akses Keuangan Masyarakat, Pemkab Sukabumi Perkuat Dukungan bagi UMKM ‎

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan