Home / Pemerintahan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:37 WIB

Warudoyong Peringkat Dua Kota Sukabumi Capaian Pajak 73 Persen Antar Kecamatan 

Kecamatan Warudoyong meraih peringkat kedua capaian pajak berjalan Kota Sukabumi dengan realisasi 73 persen./ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kecamatan Warudoyong menorehkan prestasi di penghujung tahun 2025 berhasil meraih peringkat kedua capaian pajak berjalan tingkat Kota Sukabumi, tepat di bawah Kecamatan Citamiang, dengan realisasi mencapai sekitar 73 persen.

Capaian ini menjadi bukti keberhasilan implementasi program Pemerintah Kota Sukabumi hingga ke tingkat kewilayahan, sekaligus menunjukkan soliditas aparatur dan partisipasi aktif masyarakat.

Camat Warudoyong, Sandra Utama Teguh, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kecamatan, kelurahan, serta dukungan masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakan daerah.

Baca: https://mediaaksara.id/krisis-personel-satpol-pp-sukabumi-kian-mendesak-komisi-i-dprd-soroti-kekosongan-ratusan-pegawai/

“Alhamdulillah, penghujung tahun Kecamatan Warudoyong meraih juara capaian pajak berjalan, peringkat dua setelah Citamiang, dengan capaian kurang lebih 73 persen. Ini menjadi bukti program Pak Wali dapat berjalan dengan baik di wilayah kami,” ujar Sandra saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (12/1/ 2026).

Meski terdapat perbedaan sistem PPATS dengan Kecamatan Lembursitu, Kecamatan Warudoyong tetap mampu menunjukkan kinerja optimal dan konsisten dalam mendukung program strategis Wali Kota Sukabumi, khususnya di sektor peningkatan pendapatan daerah.

Baca: https://mediaaksara.id/sindiran-kdm-penanganan-korban-bencana-simpenan-bukan-soal-kewenangan-tapi-kecepatan-pemprov-bantu-10-juta-bulan/

Tak hanya dari sektor pajak, hasil pembangunan di Kecamatan Warudoyong juga semakin dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW), pembangunan infrastruktur lingkungan terus digencarkan dan dimanfaatkan oleh seluruh RW.

Sandra menjelaskan, program P2RW telah membawa dampak nyata, mulai dari perbaikan jalan lingkungan hingga pembangunan fasilitas penunjang kesehatan masyarakat. Di wilayah Sukakarya, beberapa RW bahkan menunjukkan hasil pembangunan yang sangat optimal.

“Ada salah satu RW, tepatnya RW 13, yang kini menjadi akses penghubung antara wilayah kota dan kabupaten. Ini menunjukkan pembangunan benar memberi manfaat langsung bagi mobilitas dan aktivitas warga,” ungkapnya.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Anggaran Kecamatan Jadi Sorotan, TPPP Sukabumi Usulkan Dana Abadi FSKS Rp50 Juta

Pemerintahan

Desil Bukan Kewenangan Kades atau Dinsos tapi di BPS. Solusi Nasional: Perlinsos Libatkan Babinsa hingga Relawan

Pemerintahan

FSKS Sukabumi Dilantik, Target KKS Kembali Jadi Sorotan: ODF Harus Tembus 80 Persen ‎

Pemerintahan

Lahan 200 Hektare di Ciambar Diduga Terlantar, Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Ketidakhadiran PT MMC dan BPN  ‎

Pemerintahan

Serapan Anggaran Sukabumi Relatif Wajar, Bupati Soroti Kinerja Camat hingga Pelayanan Kesehatan

Pemerintahan

Komisi I DPRD Sukabumi Telisik Status Izin 4 Hotel, Ada yang Lengkap hingga Diberi Tenggat 31 Desember

Pemerintahan

16 SMP di Sukabumi Masuk Monitoring Revitalisasi, Kabid SMP Disdik Ungkap Perkembangan Tahap I dan II

Pemerintahan

UHC Sukabumi Diperkuat, Pemkab dan BPJS Cari Solusi di Tengah Efisiensi ‎