Home / Pemerintahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:12 WIB

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pejabat Baru, SOTK Berubah Total 

Bupati Sukabumi mengambil sumpah dan melantik pejabat manajerial serta fungsional menyusul perubahan SOTK di lingkungan Pemkab Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Bupati Sukabumi Asep Japar secara resmi mengukuhkan dan mengambil sumpah janji/jabatan manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Prosesi berlangsung khidmat di gedung Pendopo Sukabumi, menyusul perubahan nomenklatur Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di sejumlah perangkat daerah.

Perubahan merupakan langkah strategis Pemkab Sukabumi dalam menyesuaikan kelembagaan dengan regulasi terbaru pemerintah pusat serta dinamika kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang terus berkembang.

Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu perubahan signifikan terjadi pada Bappelitbangda yang kini bertransformasi menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida). Selain itu, nomenklatur Staf Ahli Bupati disesuaikan menjadi tiga bidang, yakni Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, serta Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan.

Baca: https://mediaaksara.id/dituding-minta-upeti-program-ketapang-kades-tegalpanjang-angkat-bicara-semua-sesuai-aturan-dan-transparan/

Tak hanya itu, UPTD RSUD Sekarwangi dan RSUD Palabuhanratu juga resmi berubah status menjadi Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK). Sementara pada beberapa perangkat daerah lainnya, perubahan hanya terjadi pada tingkat bidang, seperti di Dinas Kesehatan.

Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan penyesuaian nomenklatur dan struktur organisasi bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan agar lebih adaptif terhadap tantangan pembangunan daerah.

“Pengukuhan perubahan nomenklatur, penyesuaian struktur organisasi dan tata kerja perangkat daerah ini merupakan tindak lanjut atas perkembangan kebijakan pusat, sekaligus kebutuhan nyata penyelenggaraan pemerintahan daerah yang semakin dinamis,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak-di-kota-sukabumi-turun-sepanjang-2025-ini-jumlah-strategi-ppa/

Melalui pengukuhan tersebut, Bupati berharap fungsi, tugas, dan peran setiap perangkat daerah semakin selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Struktur yang tepat dan proporsional diyakini mampu mendorong peningkatan kinerja berbasis hasil serta manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan struktur yang kuat, perangkat daerah diharapkan bekerja lebih efektif, responsif, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga melantik sejumlah pejabat fungsional strategis, di antaranya analis sumber daya manusia aparatur, dokter, apoteker, arsiparis, hingga pengawas. Menurutnya, penguatan jabatan fungsional merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan penerapan sistem merit ASN.

Baca:https://mediaaksara.id/inspektorat-kota-sukabumi-tancap-gas-2026-pengawasan-diperketat-korupsi-dan-pungli-jadi-musuh-bersama/

“Melalui jabatan fungsional, aparatur didorong untuk mengembangkan keahlian teknis, meningkatkan kinerja yang berorientasi hasil, serta memperoleh pengembangan karier yang objektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Sukabumi mengingatkan seluruh pejabat yang dikukuhkan dan dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi pelayanan publik yang prima.

“Laksanakan amanah tugas, tingkatkan profesionalisme, dan mari kita songsong 2026 dengan semangat baru demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkasnya.

 

Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎