Home / Kabar Daerah

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:14 WIB

Diam di Sawah, Kuat di Rumah: Potret Sunyi Perjuangan Perempuan Tani Sukabumi yang Tak Pernah Sejahtera

“Potret Peran Ganda Perempuan dalam Paradoks Ekonomi Berkelanjutan dan Kesadaran Politik Keluarga Tani” keluarga perempuan tani di Desa/ Kecamatan Lengkong, Kecamatan, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Di sebuah rumah sederhana di Kampung Ranca Seel, Desa/ Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Sosok Wa Tibi menjalani hari-harinya bersama sang istri. Anak-anak mereka telah berumah tangga, meninggalkan suasana sunyi yang kini menemani usia senja pasangan petani tersebut.

Setiap pagi, rutinitas berjalan seperti biasa. Sang istri, yang selama ini dikenal sebagai ibu rumah tangga, mengawali hari dengan pekerjaan rutin: memasak, mencuci, dan merapikan rumah. Namun perannya tak berhenti di situ. Ia juga turun ke sawah, ikut menanam, memanen, hingga membantu menjual hasil pertanian.

“Ia tidak pernah menyebut dirinya pekerja. Tidak pernah pula mengklaim kontribusinya besar,” ungkap Ahmad Brik Abdul Aziz, ketua tim peneliti dalam kajian sosial tersebut. ” Ia hanya menjalani hidup, seperti kebanyakan perempuan desa lainnya.”

Baca:https://mediaaksara.id/perjuangan-aqila-bocah-sukabumi-pengidap-penyakit-kulit-kini-dapat-perhatian-relawan-kdm-hingga-wakil-bupati-sukabumi/

Di balik kesunyian, kajian bertajuk “Potret Peran Ganda Perempuan dalam Paradoks Ekonomi Berkelanjutan dan Kesadaran Politik Keluarga Tani” justru menemukan ironi mendalam. Perempuan tani memegang peran vital menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga, namun hampir tak pernah merasa menikmati kesejahteraan.

Puluhan tahun bekerja di sektor pertanian, kehidupan keluarga tani seperti Wa Tibi nyaris tak berubah. Harga gabah tidak stabil, distribusi pupuk yang kerap tidak merata, keterbatasan modal, hingga akses pasar yang timpang membuat mereka bertahan di garis cukup tidak kelaparan, namun juga tak pernah berlebih.

Potret sosial keluarga perempuan tani di Desa/ Kecamatan Lengkong,Kecamatan,Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
Potret sosial keluarga perempuan tani di Desa/ Kecamatan Lengkong,Kecamatan,Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

Tak hanya soal ekonomi, kesadaran politik keluarga tani pun masih lemah. Mereka tetap hadir dalam pemilu, mencoblos setiap lima tahun, namun sering kali tanpa pemahaman utuh atas pilihan politiknya. Suara mereka lebih sering menjadi angka statistik, bukan alat untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada nasib mereka sendiri.

Baca: https://mediaaksara.id/monev-penyaluran-blt-kesra-rp900-ribu-ke-1-326-kpm-oleh-camat-jampangkulon-di-gudang-bulog/

Istri Wa Tibi tak pernah memprotes keadaan. Namun justru dalam diam itulah tersimpan kesedihan kolektif perempuan desa, ketika sistem yang tak pernah dipertanyakan, perlahan menjadi sistem yang tak pernah berubah.

Kajian ini menegaskan kemiskinan ekonomi dan rendahnya literasi politik saling menguatkan. Tanpa pemberdayaan ekonomi, perempuan tani terus terjebak dalam kerja ganda yang melelahkan. Tanpa kesadaran politik, mereka kehilangan daya tawar untuk memperjuangkan perubahan.

Pembangunan desa, menurut kajian, tak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusianya agar perempuan desa tidak hanya kuat untuk bertahan hidup, tetapi juga memiliki hak untuk hidup lebih layak dan bermartabat.

 

Sumber: Tim ABAA

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎