Home / Sosial Ekonomi

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:48 WIB

Tiga Hari Jalan Kaki dari Bekasi ke Sukabumi, Perantau Korban Tak Digaji di Bali Dibantu Polisi Warungkiara

Anggota Polsek Warungkiara saat memberhentikan Bus MGI sebagai upaya memulangkan seorang pemuda yang terlantar di wilayah Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Langkahnya tertatih, wajahnya pucat, dan tubuhnya tampak kelelahan. Seorang perantau ‘AE’ yang baru pulang dari Bali nyaris tak berdaya saat melintas di wilayah Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/1/2026).

‘AE’ terpaksa berjalan kaki selama tiga hari dari Bekasi menuju Sukabumi akibat kehabisan uang dan bekal perjalanan, usai mengalami nasib pahit selama merantau.

Kisah pilu terungkap saat dua anggota Polsek Warungkiara, Briptu Fahmi dan Briptu Adit, melihat kondisi AE yang tampak kebingungan dan kelelahan di pinggir jalan. Keduanya kemudian menghampiri dan menggali informasi terkait perjalanan panjang yang dijalaninya.

Baca:https://mediaaksara.id/perjuangan-aqila-bocah-sukabumi-pengidap-penyakit-kulit-kini-dapat-perhatian-relawan-kdm-hingga-wakil-bupati-sukabumi/

Dari keterangan yang disampaikan, AE mengaku bekerja di Bali selama kurang lebih dua bulan. Namun harapan membawa pulang hasil jerih payah pupus lantaran ia tidak menerima gaji sedikit pun dari tempatnya bekerja.

“Saya sebagai anggota Polsek Warungkiara berkewajiban mengayomi masyarakat. Dari keterangannya, yang bersangkutan bekerja di Bali selama dua bulan, namun tidak digaji. Akhirnya dia memutuskan pulang dengan menjual handphone miliknya,” ujar Briptu Fahmi, Kamis (1/1/2026).

Telepon genggam satu-satunya yang dimiliki dijual untuk ongkos perjalanan dari Bali menuju Bekasi. Namun setibanya di Bekasi, uang yang dimilikinya habis, sehingga ia melanjutkan perjalanan pulang ke Sukabumi dengan berjalan kaki.

Baca: https://mediaaksara.id/kasus-narkoba-naik-bencana-capai-249-kejadian-cek-catatan-penting-polres-sukabumi-kota-sepanjang-2025/

“Setelah sampai Bekasi, dia melanjutkan perjalanan ke Sukabumi dengan berjalan kaki. Sudah tiga hari dia berjalan tanpa bekal yang cukup,” timpal Fahmi.

Melihat kondisi tersebut, anggota Polsek Warungkiara langsung memberikan bantuan berupa makanan dan bekal, serta membantu mengupayakan kepulangan AE agar dapat kembali ke keluarganya dengan selamat.

Aksi sederhana namun penuh empati ini menjadi pengingat bahwa di tengah kesulitan, masih ada rasa hati nurani. Kepedulian anggota Polsek Warungkiara menjadi cerminan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi terpuruk.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Krisis DTSEN! Warga Miskin Terdata Desil 7, Kecamatan Cikembar Gercep Dampingi Balita Diduga Gizi Buruk 

Sosial Ekonomi

Duka Kebakaran Nyalindung, Sang Ibu Bekerja: Ketua TP PKK Serahkan Santunan dan Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian Keluarga

Sosial Ekonomi

PLN UID Jabar Bukukan Capaian Besar, Ribuan Masyarakat Terbantu Program TJSL 2026

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH, Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi di Waktu Penuh Berkah

Sosial Ekonomi

Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Editor Media Online di Sukabumi Terima Bantuan Renovasi

Sosial Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Koperasi IKM Palabuhanratu, Puluhan UMKM Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Sukabumi

Sosial Ekonomi

Tinjau Progres Program Rutilahu, Camat Jampangkulon Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Sosial Ekonomi

PLN Sukabumi Salurkan Bantuan Ekonomi dan Kesehatan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga