Home / Peristiwa

Senin, 15 Desember 2025 - 07:38 WIB

Longsor Tutup Akses Lima Desa di Warungkiara Sukabumi, Jalan Utama Lumpuh

Longsoran tanah menutupi badan ruas jalan di Desa Sirnajaya dan Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Hujan deras berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memicu bencana tanah longsor yang menutup akses jalan utama menuju lima desa, Senin (15/12/2025). Akibatnya, aktivitas warga dan arus transportasi antar desa lumpuh sementara.

Longsor terjadi di sejumlah titik ruas jalan yang menghubungkan Desa Sirnajaya, Bantarkalong, Hegarmanah, Tarisi, dan Mekarjaya. Material tanah bercampur lumpur serta pepohonan menutupi badan jalan, membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Anggota TNI Koramil 2203/Warungkiara, Agus Ramdani, menyebutkan longsor terparah terjadi di dua lokasi utama.
“Untuk ruas Jalan Sirnajaya, material longsor menutup jalan dengan panjang kurang lebih 10 hingga 15 meter,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/dana-desa-non-earmarked-tahap-ii-ditunda-apdesi-sukabumi-tegaskan-tetap-dibayar-negara-pada-2026/

Selain itu, longsor juga terjadi di jalan utama setelah Jembatan Cilalay, Desa Bantarkalong.

“Di Bantarkalong, material longsor menutup badan jalan sekitar 25 meter, sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa melintas,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, akses penghubung antar desa terputus. Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan kondisi terbatas dan rawan. Aparat TNI bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat telah melakukan penanganan awal dengan membersihkan material longsor secara manual.

Baca:https://mediaaksara.id/dukungan-menguat-fkpq-sukabumi-dukung-kh-aang-abdullah-zein-jadi-ketua-mui-jawa-barat-2025-2030/

Namun demikian, Ia menegaskan bahwa penanganan maksimal membutuhkan dukungan alat berat.
“Alat berat beko sangat dibutuhkan di dua lokasi, yaitu ruas Jalan Sirnajaya dan Bantarkalong, karena material longsor cukup tebal dan sulit ditangani secara manual,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Warga diimbau tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu longsor susulan di wilayah rawan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kejar HP Hilang Berujung ke Sungai, Terduga Pencuri di Sukabumi Hilang Ditelan Arus

Peristiwa

‎Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Kebun Jati Ciemas Sukabumi

Peristiwa

Pria Terlibat Duel Bersenjata Tajam di Cireunghas Sukabumi, Tiga Golok Diamankan ‎

Peristiwa

‎Dua Mahasiswa Asal Bekasi Ditemukan Meninggal di Perairan Pangumbahan Sukabumi

Peristiwa

Lima Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Orang Belum Ditemukan ‎

Peristiwa

‎27,51 Gram Sabu Disita di Sukabumi, Dua Target Operasi Antik Lodaya Dibekuk Polisi ‎

Peristiwa

Ceceran Oli dan Solar Membentang 1 Kilometer di Cibadak, Petugas Gabungan Turun Tangan ‎

Peristiwa

Karhutla di Cikujang Gunungguruh Sukabumi, Tim Gabungan Gercep Padamkan Api