Home / Kabar Daerah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 22:08 WIB

PWNU Jabar Utus Dr. KH. Aang Abdullah Zein Pimpin MUI: Diplomasi Regenerasi untuk Masa Depan Umat

PWNU Jawa Barat mengutus Dr. KH. Aang Abdullah Zein selaku Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat sebagai calon Ketua MUI Jabar dalam MUSDA 2025 / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat mengutus pimpinan Pesantren Azzainiyah Sukabumi, Dr. KH. Aang Abdullah Zein, untuk maju sebagai calon Ketua MUI Jawa Barat dalam MUSDA MUI Desember 2025. Langkah ini menjadi ikhtiar strategis PWNU dalam memastikan estafet kepemimpinan ulama tetap terjaga dan berkelanjutan.

PWNU Jabar menegaskan pengutusan ini bukan sekadar keputusan organisatoris, tetapi bentuk kesadaran sejarah untuk menjaga kesinambungan perjuangan Aswaja An-Nahdliyah di tengah dinamika umat. Terlebih, dua periode sebelumnya MUI Jabar dipimpin oleh kader NU, Prof. Dr. KH. Rahmat Syafe’i, Lc., MA.

Baca: https://mediaaksara.id/200-kasus-hiv-aids-bupati-asep-japar-canangkan-sukabumi-bebas-hiv-aids/

Rekomendasi pencalonan KH Aang Abdullah Zein sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat ditandatangani oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin, Katib Syuriah PWNU Jawa Barat KH Fatahillah, Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhamad, dan Sekretaris PWNU Jawa Barat KH Aceng Amrullah.

“Merujuk hasil Rapat Harian Syuriah dan Tanfidziyyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2025, serta mempertimbangkan kebutuhan kepemimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat yang berintegritas dan memiliki rekam jejak pengabdian yang luas, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat dengan ini menyatakan sepakat, mengusung dan memberikan rekomendasi kepada Dr KH Aang Abdullah Zein, M.Pd.I. yang merupakan Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat sebagai Calon Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akan diselenggarakan mendatang,” sebagaimana isi surat rekomendasi PWNU Jabar.

Baca: https://mediaaksara.id/cuaca-ekstrem-dua-hari-terakhir-bpbd-sukabumi-catat-19-bencana-longsor-banjir-hingga-tiang-listrik-roboh/

Menurut Pengurus PWNU Jawa Barat, H. Dien At-Tasiki, kehadiran Dr. KH. Aang Abdullah Zein membawa harapan baru bagi proses regenerasi ulama. Ia dinilai memiliki integritas keilmuan, adab kepesantrenan, serta spirit pengabdian yang menjadi napas perjuangan NU sejak berdiri.

“Dr. KH. Aang Abdullah Zein hadir bukan untuk menggantikan yang tua, tetapi untuk meneruskan cahaya yang telah dinyalakan para pendahulu,” demikian pandangan yang disampaikan jajaran PWNU dalam keterangan tertulisnya.

Baca: https://mediaaksara.id/oknum-guru-di-surade-diamankan-polisi-terkait-dugaan-asusila-polres-sukabumi-pastikan-penanganan-profesional/

Sebagai figur Kyai muda NU, Aang Abdullah Zein diharapkan mampu membawa nilai-nilai adab, ilmu, dan khidmat pesantren dalam memimpin MUI Jabar, sekaligus memperkuat peran ulama muda dalam mengawal kemaslahatan umat di era modern.

PWNU mengajak seluruh Nahdliyin serta masyarakat Jawa Barat untuk mendukung, mendoakan, dan mengawal amanah besar ini agar selalu berada di jalan yang diridhai Allah SWT.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎

Kabar Daerah

Penyu Belimbing Langka Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Penyebab Belum Diketahui ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Sebut PTPN Biang Kerok, DPRD Diminta Istiqomah Kawal Relokasi Lahan Petani Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Jampangkulon Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ‎

Kabar Daerah

SMP PGRI 2 Nagrak Ungkap Penanganan Siswa yang Diduga Mengalami Kekerasan