Ketua dan Pengurus DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa di wawancara awak media / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi periode 2025–2028, Yandra Utama Santosa, menegaskan tidak ada dualisme dalam kepengurusan KNPI di tingkat kabupaten. Hal itu ditegaskan menyusul diterbitkannya SK dari DPD KNPI Jawa Barat pasca Musda XVI. Yandra menyatakan pihaknya kini fokus membangun sinergi dan kontribusi nyata untuk kemajuan pemuda dan masyarakat Sukabumi.
“SK kepengurusan kami turun hari Sabtu (26/7) dan langsung diserahkan oleh Ketua DPD KNPI Jabar, Saudara Ridwansyah Yusuf. Penyerahan itu juga disaksikan oleh perwakilan DPP KNPI, Bung Muhammad Ryano Panjaitan,” tegas Yandra kepada MediaAksara pada Kamis (31/7/2025).
Terkait dinamika organisasi dan munculnya wacana Musda tandingan, Yandra menyikapinya secara bijak. “Kalau ada teman-teman gerakan pemuda yang ingin membentuk wadah lain, ya silakan saja. Itu sah-sah saja. Tapi kami tetap konsisten menjalankan amanah Musda yang sah dan berkomitmen memberikan kontribusi bagi Sukabumi,” ujarnya disalah satu komplek ruko di desa Cibatu, Kecamatan Cisaat.
Yandra juga menyebut, dari 47 Pengurus Kecamatan (PK) KNPI masih aktif dan terpantau konsisten. Ia menegaskan selama tidak ada pelanggaran terhadap AD/ART organisasi, pihaknya tidak mempermasalahkan dinamika internal.
” Semua PK sejauh ini masih berjalan dalam koridor. Jadi tidak ada permasalahan,” tegasnya.
Baca: https://mediaaksara.id/dorong-wirausaha-muda-dpmptsp-sukabumi-edukasi-siswa-sman-1-cisolok-urus-nib/
Selain itu, DPD KNPI Kabupaten Sukabumi berkomitmen akan terus hadir dalam setiap momentum penting di masyarakat. Tidak hanya dalam rangka peringatan 17 Agustus, tapi juga dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan pembangunan.
” Kami terbuka berkolaborasi dengan siapapun, selama tujuannya untuk membangun Sukabumi. Hal ini juga sejalan dengan visi Bupati Sukabumi untuk mewujudkan Sukabumi yang mubarokah,” beber Yandra.
Redaktur : Rapik Utama







