Home / Pemerintahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:49 WIB

Seribu Pelajar SMKN 1 Gunungguruh Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis, KNPI Gandeng Puskesmas Cibolangkidul 

Pelajar SMKN 1 Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis/ Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Sekitar seribu pelajar SMKN 1 Gunungguruh mengikuti kegiatan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bekerja sama dengan Puskesmas Cibolangkidul, PMI, Baznas, Karang Taruna, serta Posyandu Remaja (Posrem) Desa Gunungguruh, Kamis (28/7/2025).

Kegiatan yang digelar di ruang kelas SMKN 1 Gunungguruh ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155, dengan dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa Polsek Gunungguruh.

Kepala SMKN 1 Gunungguruh, Ai Sumarni, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif KNPI yang menghadirkan layanan kesehatan langsung ke sekolah.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-jembatan-gantung-jampangkulon-rusak-bupati-sukabumi-segera-dibangun-ulang/

“Apresiasi sekali, karena cek kesehatan sangat penting bagi kami. Biasanya kalau ke Puskesmas atau rumah sakit antri sekali, tapi dengan adanya kegiatan ini pelajar bisa langsung diperiksa di sekolah. Ini sangat membantu,” ujarnya.

Ai menambahkan, meski jumlah siswa SMKN 1 Gunungguruh sekitar 1.500 orang, tidak semuanya hadir karena sebagian tengah menjalani PKL. Namun, ia menghimbau seluruh siswa yang ada di sekolah untuk ikut berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan.

Kepala SMKN 1 Gunungguruh, Ai Sumarni (kiri) dan Ketua PK KNPI Gunungguruh, Ujang Abdurrahman (kanan) / Foto: MediaAksara
Kepala SMKN 1 Gunungguruh, Ai Sumarni (kiri) dan Ketua PK KNPI Gunungguruh, Ujang Abdurrahman (kanan) / Foto: MediaAksara

Sementara itu, Ketua PK KNPI Gunungguruh, Ujang Abdurrahman, menjelaskan program pemeriksaan kesehatan bagi siswa SMA dan SMK ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan pelajar.

“Pemeriksaan CKG dan donor darah dinilai penting agar sejak dini kita bisa mengetahui apakah ada permasalahan kesehatan pada siswa. Dengan begitu, penanganan atau deteksi bisa lebih cepat dan tepat,” kata Ujang.

Baca:https://mediaaksara.id/peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-akbar-uwa-zezen-ponpes-azzainiyyah-sukabumi-pusat-spiritualitas-dan-keilmuan/

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan mencakup tes telinga, mata, rahang, hingga pemeriksaan kadar gula darah dan hemoglobin (HB). Ujang berharap, program ini dapat berlangsung rutin setiap tahun dan diperluas ke sekolah tingkat SD maupun SMP.

“Jangan sampai ada pelajar berprestasi yang terganggu proses belajarnya karena masalah kesehatan. Bahkan saat lulus nanti, mereka tidak terkendala syarat kesehatan ketika mengikuti tes kerja,” tambahnya.

Ujang juga mengajak para pelajar mendukung program KNPI bersama puskesmas, lembaga sosial, dan pemerintah, demi mewujudkan lingkungan sekolah serta masyarakat yang sehat.

 

Reporter: Nald

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

SPPG Jadi Sorotan! Bupati Sukabumi Dorong Pekerja Terdaftar BPJS, Sekaligus Luncurkan Logo HJKS ke-156

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Evaluasi Kinerja MPP, Perkuat Kualitas Pelayanan Publik ke-57 Nasional

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN

Pemerintahan

GMNI Sukabumi Raya Bongkar Hasil Kajian Pembangunan Daerah, Wabup Andreas: Masukan Penting Kemajuan Sukabumi