Pelajar SMKN 1 Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Sekitar seribu pelajar SMKN 1 Gunungguruh mengikuti kegiatan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bekerja sama dengan Puskesmas Cibolangkidul, PMI, Baznas, Karang Taruna, serta Posyandu Remaja (Posrem) Desa Gunungguruh, Kamis (28/7/2025).
Kegiatan yang digelar di ruang kelas SMKN 1 Gunungguruh ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155, dengan dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa Polsek Gunungguruh.
Kepala SMKN 1 Gunungguruh, Ai Sumarni, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif KNPI yang menghadirkan layanan kesehatan langsung ke sekolah.
“Apresiasi sekali, karena cek kesehatan sangat penting bagi kami. Biasanya kalau ke Puskesmas atau rumah sakit antri sekali, tapi dengan adanya kegiatan ini pelajar bisa langsung diperiksa di sekolah. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Ai menambahkan, meski jumlah siswa SMKN 1 Gunungguruh sekitar 1.500 orang, tidak semuanya hadir karena sebagian tengah menjalani PKL. Namun, ia menghimbau seluruh siswa yang ada di sekolah untuk ikut berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, Ketua PK KNPI Gunungguruh, Ujang Abdurrahman, menjelaskan program pemeriksaan kesehatan bagi siswa SMA dan SMK ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan pelajar.
“Pemeriksaan CKG dan donor darah dinilai penting agar sejak dini kita bisa mengetahui apakah ada permasalahan kesehatan pada siswa. Dengan begitu, penanganan atau deteksi bisa lebih cepat dan tepat,” kata Ujang.
Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan mencakup tes telinga, mata, rahang, hingga pemeriksaan kadar gula darah dan hemoglobin (HB). Ujang berharap, program ini dapat berlangsung rutin setiap tahun dan diperluas ke sekolah tingkat SD maupun SMP.
“Jangan sampai ada pelajar berprestasi yang terganggu proses belajarnya karena masalah kesehatan. Bahkan saat lulus nanti, mereka tidak terkendala syarat kesehatan ketika mengikuti tes kerja,” tambahnya.
Ujang juga mengajak para pelajar mendukung program KNPI bersama puskesmas, lembaga sosial, dan pemerintah, demi mewujudkan lingkungan sekolah serta masyarakat yang sehat.
Reporter: Nald
Redaktur : Rapik Utama







