Bupati Sukabumi Asep Japar menyoroti serapan anggaran serta meminta ASN meningkatkan pelayanan masyarakat, termasuk sektor kesehatan / Foto: MediaAksara
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Bupati Sukabumi Asep Japar menekankan percepatan penyerapan anggaran sekaligus peningkatan kualitas pelayanan masyarakat dalam Rapat Dinas September yang digelar di Pendopo Sukabumi, Rabu (23/9/2026).
Rapat dihadiri pula Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, serta Perseroda Kabupaten Sukabumi.
Usai rapat, Asep Japar kepada awak media mengatakan perkembangan penyerapan anggaran menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Perangkat daerah yang tingkat penyerapannya masih relatif rendah diminta segera melakukan penyerapan sesuai ketentuan yang berlaku.
”Tadi sudah ditekankan, ketika penyerapan anggaran masih relatif rendah tetap diimbau untuk segera diserap sesuai aturan,” ujar Asep.
Menurutnya, terdapat sejumlah perangkat daerah yang proses penyerapan anggarannya bergantung pada penyelesaian pekerjaan, terutama kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan fisik.
Baca Juga :
Balita Terluka dalam Kebakaran di Jampangkulon, Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban
”Ada beberapa dinas, karena menunggu pengerjaan proyek selesai baru dicairkan. Biasanya proses itu di Dinas PU dan Perkim,’ katanya.
Ketika ditanya mengenai kondisi penyerapan anggaran secara umum, Asep menyebutnya masih dalam batas yang wajar dan berharap pelaksanaannya terus berjalan sesuai target.
”Ya, masih wajar. Insyaallah,” ucapnya.
Selain persoalan anggaran, Asep Japar menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan publik oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN).
Ia mengingatkan setiap ASN memiliki tanggung jawab utama sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, pelayanan harus diberikan secara optimal di seluruh sektor pemerintahan.
Baca Juga :
Siswi SD di Ciracap Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Polisi Dalami Laporan Keluarga
”Harus digarisbawahi, kita adalah pelayan masyarakat. Harus betul melayani masyarakat,” tegasnya.
Dalam rapat, Asep juga menyoroti sektor kesehatan. Rumah sakit maupun puskesmas diminta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan.
Ia meminta agar tidak ada pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan kemudian ditolak tanpa penanganan yang semestinya.
”Layani sebaik mungkin pasien yang datang. Jangan sampai ada yang ditolak,” katanya.
Tak hanya sektor kesehatan, Asep juga meminta para camat lebih aktif turun ke wilayah masing-masing. Keaktifan tersebut dinilai penting agar pemerintah kecamatan dapat mengetahui secara langsung kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
”Para camat pun harus sigap, termasuk aktif di masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : @Sr1
Redaktur: Rapik Utama







