Sinergitas Perum Perhutani KPH Sukabumi dan Yayasan KIARA Perkuat Konservasi Owa Jawa di Lengkong, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Upaya pelestarian satwa endemik yang terancam punah dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Perum Perhutani KPH Sukabumi bersama Yayasan KIARA (Konservasi Ekosistem Alam Nusantara) dalam program pengayaan pakan alami owa jawa di kawasan hutan RPH Hanjuang Selatan, BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi.
Program dilaksanakan di lahan seluas 3,69 hektare pada petak 48A-1 sebagai bagian dari upaya mendukung Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) sekaligus menjaga keanekaragaman hayati.
Laporan program diserahkan Ketua Yayasan KIARA Rahayu Oktaviani kepada Wakil Administratur KPH Sukabumi Aldy Juliansah dalam pertemuan di Control Room Perhutani KPH Sukabumi, Jumat (2/10/2026).
Baca Juga :
HUT ke-81 TNI, Kodim 0622 Sukabumi Tekankan Soliditas dan Sinergi Bersama Rakyat
Aldy mengatakan Perhutani terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya konservasi satwa dan kelestarian ekosistem hutan.
”Kami mengapresiasi kontribusi nyata Yayasan KIARA dalam mendukung ketersediaan pakan alami bagi owa jawa di habitatnya. Perhutani berkomitmen mendukung kegiatan konservasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian ekosistem,” ujar Aldy.
Dalam program, pengayaan vegetasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan habitat owa jawa. Sejumlah jenis pohon lokal ditanam, di antaranya Altingia excelsa (rasamala) dan Schima wallichii (puspa).
Baca Juga :
Perhutani KPH Sukabumi Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Menjaga Stabilitas Wilayah
Selain itu, tanaman dari genus Ficus, seperti beringin dan kiara, turut dikembangkan sebagai sumber pakan alami. Menurut Rahayu, pemilihan jenis Ficus mempertimbangkan karakteristik tanaman yang memiliki ketersediaan buah relatif sepanjang tahun.
Ketersediaan vegetasi pakan diharapkan mendukung kualitas habitat owa jawa di kawasan Hanjuang Selatan sekaligus memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
Kolaborasi Perhutani dan Yayasan KIARA ini menjadi salah satu sinergitas menjaga keseimbangan ekosistem hutan serta keberlangsungan satwa endemik di habitat alaminya.
Sumber : @Ab
Redaktur: Rapik Utama







