Home / Kabar Daerah

Selasa, 11 November 2025 - 08:27 WIB

Pasca Tanggap Darurat Bencana, BPBD Sukabumi Fokus Pemulihan dan Relokasi Warga di Cisolok dan Cikakak

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Eki Radina fokus pemulihan bencana dan wacana relokasi warga terdampak longsor di Cisolok dan Cikakak / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi terus melanjutkan penanganan pasca bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah Cisolok dan Cikakak. Setelah m@sa tanggap darurat resmi berakhir pada 31 Oktober 2025, kini daerah tersebut memasuki tahap pemulihan dan relokasi warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radina, kepada Mediaaksara menjelaskan kondisi masyarakat mulai berangsur pulih. Warga sudah kembali beraktivitas dan turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pemulihan sementara di wilayah terdampak.

“Sekarang alhamdulillah sudah masuk masa pemulihan. Sebagian masyarakat mulai beraktivitas dan memb@ntu kegiatan pembangunan, walaupun masih bersifat sementara,” ujar Eki Radina, Senin (10/11/2025) .

Baca:https://mediaaksara.id/perhutani-kph-sukabumi-dan-iik-salurkan-bantuan-korban-bencana-di-cisolok/

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, BPBD telah menyalurkan bantuan beronjong ke sejumlah titik rawan di Kecamatan Cisolok dan Cikakak. Melalui koordinasi dengan pihak PSDA dan BBWS, sebanyak 800 unit beronjong tel@h disalurkan untuk memperkuat tanggul serta menahan potensi banjir dan longsor susulan.

Selain itu, dukungan dari tokoh masyarakat juga sangat membantu. ” Alhamdulillah kami juga mendapat bantuan pinjaman alat berat ekskavator dari Pak Kiai Ponpes Assalam, yang digunakan untuk pengerukan di pintu masuk air. Walaupun itu di luar kewenangan kami, namun karena urgensi, langkah ini s@ngat dibutuhkan untuk mengurangi risiko banjir susulan,” tambahnya dikediaman Bupati Sukabumi.

Penampakan pasca bencana alam di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
Penampakan pasca bencana alam di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Lebih lanjut, Eki mengungkapkan pihaknya tengah mempersiapkan wacana relokasi bagi sekitar 15 rumah warga yang rusak berat dan berada di zona rawan longsor. Beberapa di antaranya berada di Desa Sukarame Cisolok dan wilayah Cikakak yang mengalami kerusakan parah.

Namun, proses relokasi tersebut masih terkendala lahan yang akan digunakan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).

Baca: https://mediaaksara.id/sidang-penyiraman-air-keras-di-sukabumi-otak-pelaku-dituntut-8-tahun-penjara-korban-alami-cacat-permanen/

“Ada beberapa pihak yang siap membantu membangun huntara atau huntap, tetapi masih terkendala mas@lah tanah. Kami sedang menunggu asesmen dan akan berkoordinasi dengan pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan Perhutani, karena sebagian wilayah yang direncanakan merupakan kawasan milik mereka,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, BPBD juga akan melibatkan DPTR Kabupaten Sukabumi agar komunikasi dengan instansi terkait berjalan lebih efektif.

Eki menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pasca bencana. Pemerintah berharap upaya relokasi dan pembangunan sementara ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga yang terdampak bencana.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Torehkan Sejarah di Sukabumi, Rektor UMMI Prof. Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Kabar Daerah

Masker Gratis Dibagikan Dampal Jurig, Dorong Warga Waspadai Debu Vulkanik

Kabar Daerah

Abu Vulkanik Ganggu Jalan di Sukabumi, Polisi Kerahkan Water Cannon untuk Bersihkan Debu

Kabar Daerah

Polsek Cibadak Bagikan 250 Masker Gratis di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau ‎

Kabar Daerah

KKN Mandiri Universitas Nusa Putra Tuntas, Mahasiswa Tinggalkan Manfaat di Desa Kertaangsana

Kabar Daerah

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Jampangkulon Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi ASN ‎

Kabar Daerah

PA GMNI Sukabumi Raya Bergolak! Dewex Sapta Anugerah Terpilih, Marhaenisme Ditantang Turun ke Jalan Perjuangan Rakyat 

Kabar Daerah

Miris! Ibu Gangguan Jiwa, Kakek Terbaring Sakit: Dua Bocah Miskin Bertahan di Rutilahu di Nagrak Sukabumi ‎