Kepala Puskesmas Cisaat, Yosef Sasmita bersama ASN di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Senin (9/2/2026) di Kantor PWI, Jalan Wartawan, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat. / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dinilai membawa dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan instansi terhadap peran serta fungsi wartawan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Cisaat Kabupaten Sukabumi, Yosef Sasmita, usai mengikuti rangkaian kegiatan HPN dan peringatan HUT PWI Kabupaten Sukabumi, Senin (9/2/2026).
Menurut Yosef, momentum HPN menjadi sarana pencerahan bagi berbagai pihak dalam memahami profesi wartawan secara utuh. Ia menilai selama ini masih banyak yang menganggap tugas wartawan hanya sebatas wawancara, padahal perannya jauh lebih luas, mencakup fungsi informasi, hiburan, edukasi, dan sosial kontrol.
“Momen PN sangat bagus. Kita jadi saling mengenal, karena sebelumnya kadang tidak tahu sebenarnya siapa wartawan itu. Dengan adanya HPN, alhamdulillah kita mendapat pencerahan,” ujarnya di Kantor PWI di Jalan Wartawan, komplek GOR Pemuda Cisaat.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antara instansi dan media dilakukan secara kelembagaan, bukan perorangan. Menurutnya, pola tersebut akan menciptakan koordinasi yang lebih jelas, profesional, serta menjaga etika dan akuntabilitas.
Lebih lanjut, Yosef membuka peluang sinergi antara sektor kesehatan dan insan pers. Ia menilai pelayanan dan edukasi kesehatan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan media, terutama dalam menyampaikan informasi dan visualisasi kegiatan kepada masyarakat.
“Kolaborasi sangat terbuka. Masalah kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh kami saja, tetapi membutuhkan peran media, termasuk dalam visualisasi dan penyebaran informasi kesehatan,” ucapnya mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.
Di akhir pernyataannya, Yosef berharap PWI terus maju dan konsisten memperjuangkan profesionalisme wartawan. Ia juga mendorong adanya kegiatan pencerahan berkelanjutan agar masyarakat dan instansi mampu membedakan wartawan profesional dengan pihak yang hanya mengatasnamakan pers.
“Mudah-mudahan ke depan ada lebih banyak kegiatan pencerahan supaya semuanya bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Ronald Alexsander
Redaktur: Rapik Utama







