Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi bersama Radio El’Mitra 95 FM dan puluhan awak media mengikuti kegiatan “Awasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi bersama Radio El’Mitra 95 FM dan puluhan awak media lokal menggelar kegiatan bertema “Awasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja” di Studio Radio El’Mitra, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan menjadi langkah nyata untuk memperkuat edukasi, kesadaran, dan perlindungan pekerja agar terbentuk lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Sukabumi, Dadan Sucipta, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2012 hingga kini dirinya masih dipercaya untuk menjalankan tugas dari Ketua KPA, yakni Bupati Sukabumi, dalam menjalankan mandat pencegahan HIV/AIDS.
“Kami terus memperkuat peran media dalam menyebarkan edukasi strategis menuju nol kematian dan nol penularan HIV. Tagline kami jelas: STOP: Suluh, Temukan, dan Obati,” ujar Dadan.
Ia menegaskan, KPA dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 75 Tahun 2006 dan Permendagri Nomor 20 Tahun 2007, yang juga mendorong pembentukan KPA hingga tingkat kecamatan dan desa.
Dadan juga menambahkan, masyarakat maupun pelajar yang membutuhkan surat keterangan status HIV untuk keperluan administrasi dapat mengakses layanan di puskesmas secara gratis.
Baca: https://mediaaksara.id/rakor-mbg-di-bogor-kepala-bgn-perkuat-tata-kelola-makanan-bergizi-gratis/
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak termakan informasi simpang siur dan tidak menuduh sembarangan kepada orang lain.
“HIV itu bukan penyakit yang mudah menular, tapi justru sangat mudah dicegah. Yang terpenting, jangan diskriminatif terhadap ODHA,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga ditegaskan pentingnya meningkatkan krisis nilai perilaku agar masyarakat tidak menyimpang dari syariat agama. Dadan juga ingatkan pencegahan dini HIV di antaranya dilakukan dengan: Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah, Setia kepada pasangan setelah menikah, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.
“Jangan takut bila ada orang dengan indikasi HIV di lingkungan kita. Justru dukungan moral dan sosial yang mereka butuhkan,” tutup Dadan.
Kegiatan yang berlangsung di Radio El’Mitra ini sekaligus menjadi ajakan bagi media dan masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dan edukasi HIV/AIDS, terutama di lingkungan kerja. Sinergi antara KPA, media, dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan Sukabumi bebas stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.
Reporter : Ronal Alexanders
Redaktur : Rapik Utama







