Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun bersama Bupati Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih menjadi sorotan positif di Kabupaten Sukabumi. Langkah ini dinilai sebagai upaya penting memperkuat kembali ekonomi kerakyatan, terutama di wilayah pedesaan. Pembentukan Koperasi desa diinisiasi oleh pemerintah dan diharapkan mampu menjadi pilar penggerak kesejahteraan masyarakat tingkat bawah.
Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun, dalam wawancara Mediaaksara pada Rabu (7/7/2025) , menyampaikan dukungan terhadap koperasi ini. Ia mengajak para ketua MUI tingkat desa untuk aktif mengawal dan membimbing jalannya koperasi agar tetap sesuai dengan aturan negara dan prinsip-prinsip syariah.
“Karena koperasi desa diinisiasi oleh pemerintah, tentu menjadi kewajiban kita untuk ikut menjaga dan mengawalnya. Saya mengimbau kepada para ketua MUI desa untuk bersama menjaga, meluruskan, dan mendukung program koperasi ini selama tidak bertentangan dengan negara dan syariah,” ujarnya.
Baca: https://mediaaksara.id/kabupaten-sukabumi-capai-target-386-koperasi-merah-putih-perkuat-ekonomi-desa/
Lebih lanjut, KH. Ujang menegaskan koperasi merupakan bentuk usaha yang paling mudah diakses oleh masyarakat luas. Dengan prinsip keadilan, koperasi memungkinkan kelompok masyarakat yang lemah secara ekonomi untuk ikut berpartisipasi dan mendapatkan manfaatnya secara langsung.
” Saya berharap seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Sukabumi, dapat merasakan manfaat kopdes Merah Putih. Apalagi jika dikelola secara syariah dan tidak memberatkan anggota, maka manfaatnya akan sangat terasa,” jelasnya di Kantor MUI Sukabumi
Koperasi Desa Merah Putih juga diharapkan mampu memperkuat sirkulasi ekonomi lokal dengan menghadirkan unit-unit usaha yang menjangkau mulai tingkat RT dan RW.
Tak lupa, KH. Ujang juga mengapresiasi langkah pemerintah yang kembali membangun semangat berkoperasi sebagai ciri khas ekonomi Indonesia yang tumbuh dari nilai-nilai budaya dan gotong royong.
Redaktur : Rapik Utama







