Home / Kabar Daerah

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Sorot SPPG: Tegas Tolak Buah & Sayur Impor di Program MBG

Wadah Makan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menyoroti dinamika sosial dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menegaskan program strategis nasional (PSN) harus benar berpihak pada peningkatan kualitas gizi generasi muda sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah.

Menurut Ferry, MBG merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didukung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) serta sejumlah kementerian, dengan tujuan utama menyiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, kuat, dan mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045.

Baca: https://mediaaksara.id/hotmix-jadi-andalan-dinas-pu-sukabumi-ungkap-alasan-perbaikan-jalan-2025-tak-semua-dicor/

“Program MBG bukan hanya soal makan gratis, tetapi bagaimana negara melalui SPPG hadir menyiapkan generasi penerus dari sisi gizi. Di sisi lain, MBG juga dirancang untuk menggeliatkan ekonomi rakyat, terutama petani dan pedagang kecil merasakan manfaat dalam rantai pasok dapur MBG,” tegas Ferry pada Rabu (21/01/2026).

Atas dasar itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi secara tegas mengingatkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan bahan pangan impor, baik buah, sayur, maupun komoditas lainnya, dalam pelaksanaan program MBG.

Baca:https://mediaaksara.id/terungkap-mayat-terapung-di-pantai-cibuaya-ujunggenteng-ternyata-korban-laka-laut-sawarna-banten/

“Jika masih menggunakan produk impor, maka kita sama saja tidak memberi ruang bagi petani lokal untuk berkembang. Yang diuntungkan justru importir dan negara lain,” ujarnya melalui seluler.

Ferry menekankan pentingnya pemanfaatan potensi dan kearifan lokal. Menurutnya, jika daerah memiliki komoditas lokal seperti pisang, melon, atau buah dan sayur lainnya, maka itulah yang harus digunakan dalam menu MBG.

“Gunakan produk lokal. Ini cara nyata meningkatkan nilai jual hasil pertanian kita dan menggerakkan ekonomi dari arus bawah,” pungkas politisi Fraksi Golkar.

 

Reporter: Nald

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Pemdes Bantargadung Klarifikasi Perbedaan Volume Pembangunan Jalan dengan Dokumen RAB

Kabar Daerah

Pengusaha Sukabumi Tuntut Pengembalian Dana Rp218,25 Miliar Terkait Kerja Sama Dapur MBG

Kabar Daerah

BPK PENABUR Cicurug Integrasikan STEM, Robotik, Coding, dan AI dalam Kurikulum: Siapkan Generasi Industri Masa Depan

Kabar Daerah

Warga Gotong Royong Tambal Jalan Rusak Perbatasan Bantargadung – Cikidang, Harapkan Perbaikan Permanen

Kabar Daerah

Tim Voli Putra Muspika Jampangkulon Juara Karang Taruna Cup Ciparay 2026

Kabar Daerah

Semarak Anak Ikuti Playdate Literasi Digital, Sukabumi Perkuat Peran Orang Tua Mendidik Generasi Cerdas Teknologi

Kabar Daerah

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Sukabumi Gaungkan Aksi Nyata Kelola Sampah dan Keadilan Iklim

Kabar Daerah

Heboh! Dari Kawasan Wisata Sukabumi, Ilmuwan Temukan Bakteri Baru yang Berpotensi Mengubah Dunia Industri dan Kesehatan