Home / Kabar Daerah

Jumat, 21 November 2025 - 16:07 WIB

Jembatan Mekarjaya Telah Berfungsi, DPU Tanggapi Aspirasi dan Kekhawatiran Warga! 

Penampakan Jembatan Penghubung di Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Potret jembatan penghubung di Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi kembali menyedot perhatian. Bukan karena kemegahan atau kualitas konstruksinya, melainkan karena wujud jembatan yang terlihat sederhana, namun tercatat sebagai proyek APBD senilai Rp 388.452.091,93, dikerjakan oleh CV Berkah Bersinar Abadi.

Dengan konstruksi berbahan papan kayu, rangka minimalis, hingga sambungan pegangan yang menggunakan siku, sepintas tampilan jembatan dinilai tidak sebanding dengan nilai anggaran. Warga pun mempertanyakan keseriusan pengerjaan yang telah dinyatakan paket sudah selesai dalam dokumen pengadaan.

“Kalau jembatannya begini, mungkin kayunya impor ya? Soalnya anggarannya ratusan juta,” ujar salah satu warga , Kamis (20/11/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/plt-kadinkes-sukabumi-tegaskan-disiplin-sop-akuntabilitas-dokumen-dan-penyelesaian-gedung-baru-untuk-pelayanan-lebih-baik/

Jembatan tersebut bahkan lebih menyerupai jembatan darurat pascabencana dibandingkan jembatan konstruksi APBD. Beberapa papan terlihat tipis, sebagian sambungan tampak seadanya, dan struktur kiri-kanan dinilai tidak memiliki perkuatan memadai, membuat warga yang melintas merasa waswas.

“Lewat sini deg-degan. Ini jembatan resmi atau jembatan gotong royong? Mirip buatan warga, bukan proyek APBD,” keluhnya.

Baca:https://mediaaksara.id/sukabumi-siap-wujudkan-swasembada-pangan-2025-produksi-padi-tumbuh-tertinggi-di-jabar/

Kritik ini juga bukan yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah jembatan di wilayah tersebut turut menjadi sorotan karena lambatnya pembangunan dan dugaan kualitas pekerjaan yang tak maksimal.

Menanggapi sorotan masyarakat, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Duduh, memberikan keterangan kepada MediaAksara. Menurutnya, proyek tersebut telah selesai dan saat ini sudah digunakan masyarakat.

“Pelaksanaan sudah selesai dan dipakai untuk penyebrangan. Pekerjaan masih dalam masa pemeliharaan enam bulan, jadi jika ada kerusakan kecil, itu masih tanggung jawab penyedia,” ujar Duduh saat dikonfirmasi.

Baca: https://mediaaksara.id/semmi-sukabumi-desak-bk-dprd-tegakkan-tatib-soroti-indikasi-pelanggaran-mekanisme-pelaporan-dan-kepastian-sanksi/

Ia memastikan bahwa spesifikasi teknis telah memenuhi volume dan kualitas yang ditetapkan. Penggunaan material seperti WF diklaim sudah sesuai standar.

Duduh juga mengatakan jembatan tersebut memiliki panjang 30 meter dan lebar 2,5 meter. Ia juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga jembatan tersebut.

“Kami berharap jembatan tidak dilalui muatan berlebih. Beban maksimal 4 ton. Ini aset pemerintah untuk masyarakat dan perlu dijaga bersama,” ucapnya pada Jum’at (21/11/2025) .

 

Reporter : Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎

Kabar Daerah

Penyu Belimbing Langka Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Penyebab Belum Diketahui ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Sebut PTPN Biang Kerok, DPRD Diminta Istiqomah Kawal Relokasi Lahan Petani Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Jampangkulon Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ‎

Kabar Daerah

SMP PGRI 2 Nagrak Ungkap Penanganan Siswa yang Diduga Mengalami Kekerasan