Home / Sosial Ekonomi

Selasa, 18 Februari 2025 - 14:40 WIB

Inspiratif! Ibu Rumah Tangga di Sukabumi Sukarela Lepas Status Penerima Bansos

Patut diteladani ! IRT Yanti Sukarela Mandiri Melepaskan Status Penerima Bansos / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Ditengah banyaknya masyarakat yang berharap mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, Yanti, seorang ibu rumah tangga asal Kampung Panenjoan, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, justru mengambil langkah yang patut dicontoh. Ia dengan sukarela mengundurkan diri sebagai penerima bansos setelah kondisi ekonominya membaik.

Diketahui, Yanti sebelumnya terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Graduasi Mandiri di desanya. Namun, seiring meningkatnya taraf ekonomi keluarganya, ia sadar memutuskan untuk melepas status tersebut agar bantuan sosial dapat dialihkan kepada warga lain yang sangat membutuhkan.

Keputusan ini disampaikan langsung kepada Asep Purnawan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cibadak, saat berkunjung ke rumahnya.

“Iya benar, Bu Yanti secara sukarela melepaskan statusnya sebagai salah satu KPM penerima bansos di wilayah binaan saya,” ungkap Asep pada Senin (17/02/2025).

Atas kesadaran ini, Asep mengapresiasi keputusan Yanti, yang dianggap sebagai bukti keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. “Saat ini, status Bu Yanti sebagai KPM sedang dalam proses penghapusan. Keputusan ini menunjukkan bahwa ia telah mandiri secara ekonomi dan dengan kesadaran sendiri mengundurkan diri sebagai penerima bantuan,” tambahnya.

Di Desa Tenjojaya sendiri, terdapat 345 KPM yang terbagi dalam 12 kelompok penerima bansos. Asep berharap semakin banyak keluarga yang mengalami peningkatan ekonomi bersedia mengikuti jejak Yanti.

Terpisah, Sekretaris Camat Cibadak, Alex Antariksa, menilai keputusan Yanti sebagai contoh nyata keberhasilan program pendampingan PKH.

“Ini bukti bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap penerima bantuan sosial berjalan dengan baik. Tidak mudah menyosialisasikan hal ini, karena yang namanya bantuan, tentu banyak yang menginginkannya. Namun, kesadaran seperti yang ditunjukkan Bu Yanti adalah sesuatu yang patut diapresiasi,” ujar Alex.

Kisah inspiratif ini menjadi bukti bahwa program bantuan sosial tak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Semoga semakin banyak penerima bansos yang dapat bangkit dan mandiri seperti Yanti.

Reporter: Azriel B. Rahman

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Sambut 10 Muharram 1448 H, GRIB Jaya Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Berbagi Setiap Tahun

Sosial Ekonomi

Kisah UMKM Ranginang Flora, Bertahan Satu Dekade dengan Resep Tradisional dan Rasa Khas

Sosial Ekonomi

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Jampangkulon Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan GratisĀ 

Sosial Ekonomi

Masuk Desil IV dan Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk dan Alami Katarak, Mak Mimin Akhirnya Dibantu Warga Bangun Rumah Baru

Sosial Ekonomi

Ratusan Warga Sukabumi Resmi Jadi Penerima PKH dan BPNT, Camat Ingatkan Jangan Salah Gunakan Bantuan

Sosial Ekonomi

BLT Dana Desa Jadi Rp150 Ribu per Bulan, 62 Keluarga di Sukabumi Tetap Bersyukur Terima Bantuan

Sosial Ekonomi

Ratusan Warga Sukabumi Dapat Kartu PKH dan BPNT Baru, Akses Bantuan Sosial Makin Mudah

Sosial Ekonomi

Nasib Pilu Mimin Terdata Desil 4: Tinggal di Rumah Nyaris Roboh dan Terancam Buta oleh Katarak