Patut diteladani ! IRT Yanti Sukarela Mandiri Melepaskan Status Penerima Bansos / Foto : Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Ditengah banyaknya masyarakat yang berharap mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, Yanti, seorang ibu rumah tangga asal Kampung Panenjoan, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, justru mengambil langkah yang patut dicontoh. Ia dengan sukarela mengundurkan diri sebagai penerima bansos setelah kondisi ekonominya membaik.
Diketahui, Yanti sebelumnya terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Graduasi Mandiri di desanya. Namun, seiring meningkatnya taraf ekonomi keluarganya, ia sadar memutuskan untuk melepas status tersebut agar bantuan sosial dapat dialihkan kepada warga lain yang sangat membutuhkan.
Keputusan ini disampaikan langsung kepada Asep Purnawan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cibadak, saat berkunjung ke rumahnya.
“Iya benar, Bu Yanti secara sukarela melepaskan statusnya sebagai salah satu KPM penerima bansos di wilayah binaan saya,” ungkap Asep pada Senin (17/02/2025).
Atas kesadaran ini, Asep mengapresiasi keputusan Yanti, yang dianggap sebagai bukti keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. “Saat ini, status Bu Yanti sebagai KPM sedang dalam proses penghapusan. Keputusan ini menunjukkan bahwa ia telah mandiri secara ekonomi dan dengan kesadaran sendiri mengundurkan diri sebagai penerima bantuan,” tambahnya.
Di Desa Tenjojaya sendiri, terdapat 345 KPM yang terbagi dalam 12 kelompok penerima bansos. Asep berharap semakin banyak keluarga yang mengalami peningkatan ekonomi bersedia mengikuti jejak Yanti.
Terpisah, Sekretaris Camat Cibadak, Alex Antariksa, menilai keputusan Yanti sebagai contoh nyata keberhasilan program pendampingan PKH.
“Ini bukti bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap penerima bantuan sosial berjalan dengan baik. Tidak mudah menyosialisasikan hal ini, karena yang namanya bantuan, tentu banyak yang menginginkannya. Namun, kesadaran seperti yang ditunjukkan Bu Yanti adalah sesuatu yang patut diapresiasi,” ujar Alex.
Kisah inspiratif ini menjadi bukti bahwa program bantuan sosial tak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Semoga semakin banyak penerima bansos yang dapat bangkit dan mandiri seperti Yanti.
Reporter: Azriel B. Rahman







