Home / Sosial Ekonomi

Minggu, 26 Januari 2025 - 16:07 WIB

Hobi Batu Akik, Promo TikTok dan Offline, Bidan Maya Sukabumi, Raup Omzet Puluhan Juta

MEDIAAKSARA.ID – Maya Safitri (22), seorang gadis dari Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Sukabumi, terus semangat menekuni hobinya sebagai pecinta sekaligus penjual batu akik. Maya tidak hanya memasarkan koleksi batu akik melalui stand “Maya Gemstone” di berbagai event lokal, tetapi juga aktif memanfaatkan platform online untuk menjual produknya.

Selain sebagai pengusaha batu akik, Maya juga seorang bidan. Ia memiliki strategi tersendiri untuk mencari penghasilan tambahan dari bisnis yang telah menjadi bagian dari tradisi keluarganya. Berbagai jenis batu akik yang dijual Maya mencakup wulung, pandan, kalimaya, obsidian, anggur, dan jenis batu permata lainnya.

Harga batu akik yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu, ratusan ribu sampai mencapai Rp 1,5 juta per buah, tergantung jenis batu dan kualitas ikatannya. Maya menjelaskan bahwa bisnis batu akik ini sudah digelutinya sekitar empat tahun, terinspirasi oleh keluarganya yang sebagian besar berkecimpung di dunia batu akik.

“Dulu, waktu batu akik masih booming, penjualannya lebih mudah. Tapi sekarang, saya mengandalkan penjualan online seperti live di TikTok. Kalau offline, biasanya di acara seni budaya atau event lainnya,” ujar Maya, Minggu (26/01/2025).

Bidan Maya di Stand Maya Gemstone
Bidan Maya di Stand Maya Gemstone

Melalui live TikTok dan Offline, Maya berhasil meraih penghasilan yang cukup besar. “Alhamdulillah kalau lagi bagus, bisa dapat omzet kotor sekitar Rp 15-25 juta per bulan. Kalau sedang sepi, sekitar Rp 8 juta sampai Rp 10 juta,” tambahnya.

Berkat kegigihannya.Maya juga saat ini telah membuka stand di pasar Rawa Bening Jakarta. Ujarnya, berawal dari belanja untuk menambah pengalaman juga menambah koleksi, hingga akhirnya ada peluang buka stand sendiri.

Meskipun persaingan di bisnis batu akik semakin ketat, ketekunan Maya dalam memasarkan produknya, baik secara online maupun offline, membuat nama “Maya Gemstone” mulai dikenal luas di kalangan pecinta batu akik.

“Berkat bisnis ini, saya bisa memenuhi kebutuhan tanpa harus bergantung pada orang tua.Alhandulillah, ada kepuasan tersendiri menjalani usaha ini,” tuturnya.

Sebagai promo, Maya menyampaikan pesan kepada para pecinta batu akik , “Jika membutuhkan batu akik, bisa ke lokasi stand di pasar Rawa Bening Lt. Dasar, Blok CCT.071 atau informasi di 0815-1411-9457,” ucap Maya yang kini tinggal di Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Reporter: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Bikin Haru! Janda Lansia di Sukabumi Segera Tempati Rumah Baru, Hasil Gotong Royong Donatur

Sosial Ekonomi

Sambut 10 Muharram 1448 H, GRIB Jaya Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Berbagi Setiap Tahun

Sosial Ekonomi

Kisah UMKM Ranginang Flora, Bertahan Satu Dekade dengan Resep Tradisional dan Rasa Khas

Sosial Ekonomi

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Jampangkulon Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis 

Sosial Ekonomi

Masuk Desil IV dan Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk dan Alami Katarak, Mak Mimin Akhirnya Dibantu Warga Bangun Rumah Baru

Sosial Ekonomi

Ratusan Warga Sukabumi Resmi Jadi Penerima PKH dan BPNT, Camat Ingatkan Jangan Salah Gunakan Bantuan

Sosial Ekonomi

BLT Dana Desa Jadi Rp150 Ribu per Bulan, 62 Keluarga di Sukabumi Tetap Bersyukur Terima Bantuan

Sosial Ekonomi

Ratusan Warga Sukabumi Dapat Kartu PKH dan BPNT Baru, Akses Bantuan Sosial Makin Mudah