Home / Khazanah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:57 WIB

Gebyar Muharram 1448 H, Milad PSI ke-25 dan DMI ke-54 Jadi Momentum Penguatan Nilai Keislaman 

Gebyar Muharram 1448 H yang dirangkaikan Milad PSI ke-25 dan DMI ke-54 menjadi momentum memperkuat sinergi ulama dan umaro di Ponpes Azzainiyyah Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Majelis Manaqib Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani Q.S., Milad ke-25 Penegakan Syariat Islam (PSI), dan Milad ke-54 Dewan Masjid Indonesia (DMI) berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Azzainiyyah, Kampung Sinar Barokah, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026) malam.

Kegiatan bertajuk “Dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Sukabumi Mubarokah” dihadiri berbagai unsur ulama, umaro, tokoh masyarakat, serta keluarga deklarator Penegakan Syariat Islam Kabupaten Sukabumi.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum MUI Pusat Dr. KH. Marsudi Syuhud, jajaran MUI Jawa Barat, DMI Jawa Barat, LDTQN, NU, Bupati Sukabumi Asep Japar, Sekretaris Daerah, Iqomah Nusantara, serta para pimpinan pondok pesantren dan perangkat daerah.

Pada momentum tersebut, Bupati Sukabumi menyerahkan kadedeuh kepada para deklarator dan ahli waris deklarator Penegakan Syariat Islam sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan perjuangan mereka. Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman secara simbolis menyerahkan cinderamata dari DMI dan Iqomah Nusantara kepada seluruh deklarator dan keluarga PSI.


Pimpinan Pondok Pesantren Azzainiyyah sekaligus Ketua Umum MUI Jawa Barat, KH. Aang Abdullah Zein, mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Muharram sebagai momentum introspeksi dan penguatan pengamalan ajaran Islam secara benar dan sungguh-sungguh.

Menurutnya, perjuangan para deklarator PSI 25 tahun lalu merupakan momentum sejarah yang dilandasi niat khidmah tanpa balas dan ikhlas tanpa batas demi terwujudnya Sukabumi yang mubarokah.

“Penegakan syariat Islam yang dideklarasikan para ulama dan tokoh saat itu merupakan ikhtiar untuk mengamalkan rukun Islam secara benar dan sungguh-sungguh demi terwujudnya Sukabumi yang mubarokah,” ujarnya.

KH. Aang juga mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan para deklarator melalui pengabdian nyata, termasuk peran pengurus DMI dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dalam memakmurkan masjid serta membina kehidupan umat.


Sementara itu, Ketua PW DMI Provinsi Jawa Barat, KH. Mohammad Mansur Syaerozi, mengapresiasi pelaksanaan Milad DMI ke-54 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Azzainiyyah. Ia menegaskan bahwa masjid merupakan rumah Allah SWT yang harus dimakmurkan bersama oleh seluruh umat Islam.

Bupati Sukabumi Asep Japar simbolis menyerahkan Kadedeuh kepada pimpinan Ponpes Azzainiyyah KH Aang Abdullah Zein sebagai 
ahli waris KH Zezen Zainal Abidin BA, salah satu 
Deklarator Penegakan Syari'at Islam (PSI) Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
Bupati Sukabumi Asep Japar simbolis menyerahkan Kadedeuh kepada pimpinan Ponpes Azzainiyyah KH Aang Abdullah Zein sebagai ahli waris KH Zezen Zainal Abidin BA, salah satu ahli waris Deklarator Penegakan Syari’at Islam (PSI) Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Menurutnya, setiap orang yang datang ke masjid dengan niat lillahi ta’ala memiliki kemuliaan di sisi Allah SWT. Karena itu, momentum Muharram harus menjadi sarana meningkatkan kebiasaan berjamaah dan memakmurkan masjid.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan Gebyar Muharram, Milad PSI, dan Milad DMI harus terus dijaga sebagai bagian dari tradisi keagamaan yang mampu memperkuat karakter masyarakat.


Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berkarakter.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut baik dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan keagamaan karena secara esensial sangat menopang upaya pembangunan sumber daya manusia,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan Muharram sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan deklarasi Penegakan Syariat Islam di Kabupaten Sukabumi merupakan hasil kesepakatan dan tekad bersama antara ulama dan umaro untuk mengamalkan ajaran Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan.


Pada kesempatan tersebut, Bupati turut meminta doa dan dukungan masyarakat terhadap program pembangunan keagamaan, termasuk rencana keberlanjutan pembangunan Masjid Cisayar Nyalindung pada tahun 2026 agar dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi umat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan Deklarasi Penegakan Syariat Islam Kabupaten Sukabumi serta tausiyah kebangsaan dan keagamaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Umum MUI Pusat Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Gebyar Muharram 1448 H, Milad PSI ke-25, Milad DMI ke-54, Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, MUI Jawa Barat, KH Aang Abdullah Zein, Penegakan Syariat Islam, Dewan Masjid Indonesia, Sukabumi Mubarokah

 

Sumber: Youtube Ponpes Azzainiyyah Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Khazanah

10 Muharram di Kebonpedes: Saat Kepedulian Menyatukan Umat, 300 Anak Yatim dan Guru Ngaji Terima Santunan

Khazanah

Gebyar Kreasi Islami YMA Sukabumi Tampilkan Seni Budaya Nusantara dan Cetak Generasi Berakhlak Mulia

Khazanah

Pawai Gebyar Muharram Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Warga Mekarjaya Sambut Semangat Hijrah 

Khazanah

Pawai Tasyakur Misbahul Aulad Sukabumi, Menanamkan Syukur dan Kebersamaan Menyambut Generasi Islami

Khazanah

Pelepasan Siswa MI Darul Amal Cinagen, Wujud Generasi Muda Raih Prestasi dan Jaga Akhlak

Khazanah

YATSHI Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru, Sekda Tegaskan Peran Pendidikan dan Syiar Keagamaan

Khazanah

Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, Ribuan Warga Padati Tabligh Akbar di Sukabumi

Khazanah

Semarak 1 Muharram 1448 H, Desa Nagraksari Gelar Pawai, Perlombaan hingga Tabligh Akbar