Tim Kerja Bakti Kecamatan Cidahu Gotong Royong Membersihkan Sampah di Wilayah Desa Pondokaso Tonggoh, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
CIDAHU, MEDIAAKSARA.ID – Persoalan sampah di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi perhatian. Tumpukan sampah di sejumlah titik, terutama di sekitar Pabrik PT SSA, Desa Pondokaso Tonggoh, mendorong pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan masyarakat menggelar aksi bersih lingkungan, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan tim kerja bakti dipimpin Camat Cidahu, Lenni Nurliah, bersama KUA, staf kecamatan, pemerintah desa, Tagana, P2BK, Linmas, organisasi masyarakat, hingga anggota Pramuka.
Lenni mengatakan, penanganan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan pemerintah kecamatan. Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi faktor penting.
Menurutnya, meskipun sebagian warga telah mendapatkan layanan pengangkutan sampah melalui sistem iuran, praktik pembuangan sampah liar ke sungai dan pinggir jalan masih ditemukan.
BACA JUGA :
Progres Tol Bocimi Tembus 86 Persen, Dirut Trans Jabar Tol dan Bupati Sukabumi Angkat Bicara!
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di titik rawan pembuangan sampah, khususnya sekitar Pabrik SSA. Pemerintah kecamatan juga berharap adanya penambahan penerangan jalan umum (PJU) untuk mencegah pembuangan sampah pada malam hingga dini hari.
Lenni mengakui, keterbatasan sarana dan prasarana serta belum optimalnya partisipasi masyarakat menjadi tantangan dalam penanganan sampah. Edukasi melalui penyuluhan, pelatihan, dan kampanye lingkungan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun terus didorong.
Sementara itu, Kepala Korwil DLH Cicurug, Sahidin, mengungkapkan saat ini hanya tersedia delapan armada pengangkut sampah untuk melayani delapan kecamatan. Akibatnya, pelayanan harus dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal.
Khusus Kecamatan Cidahu, pengangkutan sampah dilakukan lima hari dalam sepekan. Desa Pondokaso Tonggoh dijadwalkan setiap Sabtu, sedangkan Desa Cidahu setiap Senin.
BACA JUGA :
PGRI Sukabumi Gandeng Baznas, Siapkan Bantuan Guru, Rutilahu hingga Beasiswa Anak Yatim
Sahidin berharap adanya penambahan armada agar pelayanan pengangkutan sampah lebih optimal. Ia juga mendorong pemerintah desa mengembangkan pengelolaan sampah secara mandiri, termasuk menyediakan sarana pengangkutan untuk menyalurkan sampah ke tempat pembuangan akhir sesuai ketentuan.
Terkait tumpukan sampah di sekitar Pabrik SSA, volumenya disebut meningkat dibandingkan dua bulan sebelumnya. Sampah yang terkumpul bahkan tidak seluruhnya dapat diangkut menggunakan satu truk dan satu kendaraan bak terbuka.
Pemerintah Kecamatan Cidahu berencana kembali menggelar aksi bersih lingkungan pada Sabtu mendatang dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat.
Persoalan penanganan sampah membutuhkan sinergi antara DLH, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga. Penambahan armada, pengawasan, serta edukasi masyarakat dinilai perlu berjalan beriringan agar penanganan sampah tidak sebatas aksi bersih-bersih sementara, tetapi menjadi solusi berkelanjutan.
Sumber : @Id
Redaktur : Rapik Utama







